Lin Jarvis: Kepindahan Morbidelli ke Tim Monster Energy Yamaha Akan Terjadi!
Rabu, 11 Agustus 2021 - 23:02 WIB
loading...
Franco Morbidelli akan bergabung ke tim Monster Energy Yamaha/Foto/beinsports
A
A
A
SPIELBERG - Direktur tim Monster Energy Yamaha , Lin Jarvis , mengonfirmasi Franco Morbidelli akan bergabung ke tim pabrikan asal Jepang itu dari tim satelit, Petronas Yamaha SRT. Morbidelli akan menggantikan Maverick Vinales.
Meski belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi kedatangan pembalap asal Italia itu, Jarvis yakin kesepakatan akan terjadi.
Baca juga: Rossi Tiba-Tiba Pensiun dari MotoGP, Ikuti Kiprahnya di News RCTI+
“Kami dengan jelas telah mengonfirmasi niat ini kepadanya. Franky (Morbidelli) memberi tahu tim Petronas bahwa dia akan pergi dan tim menerima keputusan itu,” kata Jarvis dilansir dari Speedweek, Rabu (11/8/2021).
“Franky akan melakukan langkah itu. Tapi, kami masih harus mendefinisikan detailnya dengan tepat," imbuhnya.
Baca juga: Fans Kecewa Gagal Lihat Andrea Dovizioso Tampil di MotoGP Austria 2021
Monster Energy Yamaha akan mengakhiri kontrak kerja dengan Maverick Vinales, yang bernilai sekitar 6,5 juta euro atau setara Rp109 miliar per tahun pada akhir musim. Bagi publik keputusan ini begitu mendadak dan mengagetkan. Namun, Jarvis mengatakan dirinya tidak terkejut dengan keputusan pembalapnya itu.
Meski belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi kedatangan pembalap asal Italia itu, Jarvis yakin kesepakatan akan terjadi.
Baca juga: Rossi Tiba-Tiba Pensiun dari MotoGP, Ikuti Kiprahnya di News RCTI+
“Kami dengan jelas telah mengonfirmasi niat ini kepadanya. Franky (Morbidelli) memberi tahu tim Petronas bahwa dia akan pergi dan tim menerima keputusan itu,” kata Jarvis dilansir dari Speedweek, Rabu (11/8/2021).
“Franky akan melakukan langkah itu. Tapi, kami masih harus mendefinisikan detailnya dengan tepat," imbuhnya.
Baca juga: Fans Kecewa Gagal Lihat Andrea Dovizioso Tampil di MotoGP Austria 2021
Monster Energy Yamaha akan mengakhiri kontrak kerja dengan Maverick Vinales, yang bernilai sekitar 6,5 juta euro atau setara Rp109 miliar per tahun pada akhir musim. Bagi publik keputusan ini begitu mendadak dan mengagetkan. Namun, Jarvis mengatakan dirinya tidak terkejut dengan keputusan pembalapnya itu.
Lihat Juga :