alexametrics

Telan Empat Kekalahan Beruntun, Pelatih Schalke di Ujung Tanduk

loading...
Telan Empat Kekalahan Beruntun, Pelatih Schalke di Ujung Tanduk
Penyerang Werder Bremen Leonardo Bittencourt menjadi petaka bagi Schalke 04/Foto/telegraph.co.uk
A+ A-
GELSENKIRCHEN - Krisis Schalke 04 belum berakhir. The Royal Blues kembali menelan kekalahan setelah dibungkam Werder Bremen 0-1 dalam lanjutan Bundesliga 2019/2020 di Veltins-Arena, Sabtu (30/5/2020). Ini kekalahan keempat beruntun sejak 7 Maret.

Penyerang Bremen Leonardo Bittencourt menjadi petaka bagi Schalke. Melalui skema serangan balik, gelandang pinjaman dari Hoffenheim itu sukses memanfaatkan umpan Milot Rashica dan mengeksekusi dari luar kotak penalti ke pojok atas gawang untuk menundukkan kiper Alexander Nuebel menit ke-32.

Hasil ini membuat Schalke menjauhi zona kompetisi Eropa musim depan. Pasukan David Wagner tercecer di peringkat 10 klasemen sementara dengan 37 poin.



Pertahanan The Royal Blues sangat buruk juga daya serang mereka. Dari 29 laga, Schalke hanya mencetak 34 gol dan kebobolan 46 gol. Situasi ini membuat posisi Wagner di ujung tanduk setelah tak pernah menang sejak 25 Januari, atau 11 pertandingan.

Sementara tambahan tiga poin tidak membuat Werder Bremen beranjak dari zona degradasi dan bertahan di posisi ke-17 dengan 25 poin. Bremen hanya menghabiskan satu musim di luar divisi utama sejak Bundesliga didirikan pada tahun 1963.

Susunan pemain

Schalke (3-4-2-1): Nuebel; Kabak, Sane, Todibo; Kenny, McKennie, Schoepf, Miranda; Caligiuri, Gregoritsch, Rabbi Matondo
Cadangan: Schubert, Nastasic, Raman, Kutucu, Boujellab, Burgstaller, Oczipka, Becker, Thiaw
Pelatih: David Wagner

Werdewr Bremen (4-1-2-1-2): Pavlenka; Langkamp, Vogt, Moisander; Gebre Selassie, M. Eggestein, Klaassen, Friedl; Bittencourt, Sargent, Rashica
Cadangan: Kapino, Lang, Augustinsson, Osako, Selke, Bartles, Gross, Woltemade, Bargfrede
Pelatih: Florian Kohfeldt
(sha)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak