Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL; AFA Protes Insiden Saat Brasil vs Argentina
Selasa, 07 September 2021 - 10:05 WIB
loading...
A
A
A
"Asosiasi Sepak Bola Argentina menyatakan ketidaknyamanan yang mendalam atas penangguhan pertemuan antara Tim Nasional Argentina dan Tim Nasional Brasil di São Paulo," tulis pernyataan AFA di laman resminya.
"Seperti CBF, AFA dikejutkan tindakan Anvisa begitu pertandingan dimulai. Perlu dicatat bahwa Delegasi Albiceleste berada di wilayah Brasil sejak 3 September pukul 8 pagi, mematuhi semua protokol sanitasi saat ini yang diatur oleh Conmebol untuk perkembangan normal Kualifikasi menuju Qatar 2022," lanjutnya.
Badan Pengawasan Kesehatan Nasional Brasil (ANVISA) mengatakan para pemain Argentina memberikan "informasi palsu" ketika mereka memasuki Brasil. Mereka adalah Giovani Lo Celso, Cristian Romero, Emiliano Martinez dan Emiliano Buendia.
Pemain-pemain tersebut dianggap melanggar standar protokol karantina di Brasil. Padahal mereka baru saja datang dari Inggris dalam beberapa hari sebelumnya.
Selanjutnya pihak AFA pun berniat melayangkan surat kepada FIFA terkait keberatannya ini. Asosiasi ini berharap kejadian serupa tidak terulang sehingga membuat sepak bola menjadi kacau.
"Seperti CBF, AFA dikejutkan tindakan Anvisa begitu pertandingan dimulai. Perlu dicatat bahwa Delegasi Albiceleste berada di wilayah Brasil sejak 3 September pukul 8 pagi, mematuhi semua protokol sanitasi saat ini yang diatur oleh Conmebol untuk perkembangan normal Kualifikasi menuju Qatar 2022," lanjutnya.
Badan Pengawasan Kesehatan Nasional Brasil (ANVISA) mengatakan para pemain Argentina memberikan "informasi palsu" ketika mereka memasuki Brasil. Mereka adalah Giovani Lo Celso, Cristian Romero, Emiliano Martinez dan Emiliano Buendia.
Pemain-pemain tersebut dianggap melanggar standar protokol karantina di Brasil. Padahal mereka baru saja datang dari Inggris dalam beberapa hari sebelumnya.
Selanjutnya pihak AFA pun berniat melayangkan surat kepada FIFA terkait keberatannya ini. Asosiasi ini berharap kejadian serupa tidak terulang sehingga membuat sepak bola menjadi kacau.
Lihat Juga :