IOC Sanksi Korea Utara Dilarang Tampil di Olimpiade, Ini Alasannya

Kamis, 09 September 2021 - 08:45 WIB
loading...
IOC Sanksi Korea Utara...
IOC Sanksi Korea Utara Dilarang Tampil di Olimpiade, Ini Alasannya/The Sun
A A A
Komite Olimpiade Internasional IOC sanksi Korea Utara berupa larangan tampil di Olimpiade karena melanggar aturan sportivitas. Hukuman itu dijatuhkan IOC setelah Korea Utara menjadi satu-satunya negara yang tidak mengirim atlet ke Olimpiade Tokyo 2020.

Ketua IOC Thomas Bach menegaskan Korea Utara akan dilarang tampil di Olimpiade hingga akhir tahun depan sebagai akibat dari ketidakhadirannya di Tokyo. Artinya, Korea Utara tidak akan diizinkan mengirim tim resmi ke Olimpiade Musim Dingin Beijing pada Februari.

Baca Juga: AS Terbuka 2021; Singkirkan Juara Olimpiade, Raducanu Lolos ke Semifinal

Namun, ketua IOC dapat mengizinkan atlet Korea Utara individu yang memenuhi syarat untuk ambil bagian di bawah bendera Olimpiade. Sebuah pernyataan dari IOC mengatakan: "Sepanjang proses, PRK NOC diberi kesempatan yang adil untuk didengar, dan menerima peringatan yang sangat jelas tentang konsekuensi dari posisinya dan fakta bahwa setiap pelanggaran Piagam Olimpiade pada akhirnya akan mengekspos PRK. NOC untuk tindakan dan sanksi yang diberikan dalam Piagam Olimpiade."

Mereka melanjutkan dengan menambahkan bahwa 'jaminan untuk penyelenggaraan Olimpiade yang aman' dan vaksin untuk atlet Korea Utara 'secara sistematis ditolak oleh PRK NOC'. Keputusan IOC untuk melarang Korea Utara datang hanya tiga tahun setelah mereka mempelopori gagasan negara itu bergabung dengan Korea Selatan di Olimpiade Musim Dingin 2018 di PyeongChang.

Tim hoki es gabungan dibentuk dan kedua negara berbaris bersama selama Upacara Pembukaan. IOC memuji kemajuan itu sebagai contoh perdamaian. Bach kemudian pergi menemui pemimpin tertinggi Korea Utara untuk 'menyatakan penghargaannya atas partisipasi para atlet PRK NOC'.

Baca Juga: Simulasi Piala Sudirman dan Thomas-Uber, Jonatan Christie: Tim Wajib Kompak

Sementara itu, Bach juga mengungkapkan bahwa IOC membantu memastikan semua atlet Afghanistan di Olimpiade dan Paralimpiade diberikan suaka di negara lain dan tidak dipaksa untuk kembali ke Kabul setelah kembalinya kekuasaan Taliban.
IOC juga melakukan intervensi untuk mengatur 'visa kemanusiaan' yang memungkinkan 'anggota komunitas Olimpiade' di negara itu diterbangkan keluar saat negara itu jatuh ke tangan Taliban.
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenapa Direktur FBI...
Kenapa Direktur FBI Terlibat di Ruang Ganti Tim Hoki AS saat Olimpiade Musim Dingin 2026?
Viral, Atlet Putri Belanda...
Viral, Atlet Putri Belanda Pamer Bra saat Menang Olimpiade Musim Dingin 2026
Tatap Olimpiade Los...
Tatap Olimpiade Los Angeles 2028: PBSI Terima Dukungan Gymnasium dan Sport Science
5 Pesta Olahraga Dunia...
5 Pesta Olahraga Dunia yang Pernah Diboikot: Olimpiade hingga Piala Afrika!
Magnet Layar Kaca: 5...
Magnet Layar Kaca: 5 Hajatan Olahraga Paling Banyak Ditonton dalam Sejarah
Diplomasi Berhasil,...
Diplomasi Berhasil, Rizki dan Rahmat Tak Saling Sikut di Olimpiade LA 2028
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Inggris vs Ghana di Piala Dunia 2026: Penentu Juara Grup!
Pamit dari Persib Bandung...
Liga Indonesia
Pamit dari Persib Bandung demi Menit Bermain, Alfeandra Dewangga Tulis Pesan Menyentuh
Rekor Gol Piala Dunia...
Bola Dunia
Rekor Gol Piala Dunia Lionel Messi Diklaim Tidak Sah oleh Peter Schmeichel
Rekomendasi
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Berita Terkini
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
Infografis
Jadi Buah Terbaik di...
Jadi Buah Terbaik di Asia Tenggara, Ini 7 Manfaat Manggis untuk Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved