Sejarah Piala Sudirman dan Rekor yang Tercipta: China Masih Pengumpul Gelar Terbanyak
Jum'at, 10 September 2021 - 21:30 WIB
loading...
Sejarah Piala Sudirman dan Rekor yang Tercipta: China Masih Pengumpul Gelar Terbanyak. Foto: IST
A
A
A
JAKARTA - Piala Sudirman merupakan kejuaraan bulu tangkis beregu campuran internasional yang mempertandingkan seluruh sektor. Turnamen dwitahunan juga selalu melahirkan catatan dan rekor menarik.
Menurut catatan sejarah, Piala Sudirman diambil dari nama tokoh salah satu tokoh legenda bulu tangkis asal Indonesia yaitu Dick Sudirman yang sekaligus dijuluki sebagai bapak bulu tangkis Indonesia.
Baca Juga: Lionel Messi Lewati Rekor Pele, Resmi Jadi Pemain Tersubur di Amerika Selatan
Selain itu, Dick Sudirman merupakan pendiri organisasi Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia atau yang lebih dikenal sebagai PBSI . Kejuaraan Piala Sudirman hingga kini masih eksis dan masih bisa disaksikan oleh masyarakat Indonesia khususnya para pencinta bulutangkis.
Ajang Piala Sudirman tidak seperti pertandingan bulutangkis pada umumnya yang memperebutkan hadiah uang dan medali. Akan tetapi, Piala Sudirman dilaksanakan untuk membela Negara dan memperoleh poin peringkat BWF.
Trofi Piala Sudirman sendiri dirancang oleh salah satu seniman asal Fakultas Seni Rupa Institut Teknologi Bandung bernama Rusnadi. Pada bagian atas Piala Sudirman terlihat berbentuk Candi Borobudur yang merupakan salah satu ikon sejarah Indonesia.
Pada bagian badan trofi Piala Sudirman dibentuk menyerupai kok yang dilapisi emas 22 karat dengan berat 600 gram dan memiliki tinggi sekitar 80 cm. pembuatan Piala Sudirman telah menelan biaya sekitar 15 ribu Dollar AS atau sekitar Rp27 juta saat itu.
Perhelatan Piala Sudirman pertama kali dilaksanakan pada 24-29 Mei tahun 1989 di Indonesia tepatnya di Istora Senayan, Jakarta. Pada kejuaraan tersebut, Indonesia berhasil menjuarai pertandingan untuk pertama kalinya usai menaklukan Korea Selatan.
Menurut catatan sejarah, Piala Sudirman diambil dari nama tokoh salah satu tokoh legenda bulu tangkis asal Indonesia yaitu Dick Sudirman yang sekaligus dijuluki sebagai bapak bulu tangkis Indonesia.
Baca Juga: Lionel Messi Lewati Rekor Pele, Resmi Jadi Pemain Tersubur di Amerika Selatan
Selain itu, Dick Sudirman merupakan pendiri organisasi Persatuan Bulu tangkis Seluruh Indonesia atau yang lebih dikenal sebagai PBSI . Kejuaraan Piala Sudirman hingga kini masih eksis dan masih bisa disaksikan oleh masyarakat Indonesia khususnya para pencinta bulutangkis.
Ajang Piala Sudirman tidak seperti pertandingan bulutangkis pada umumnya yang memperebutkan hadiah uang dan medali. Akan tetapi, Piala Sudirman dilaksanakan untuk membela Negara dan memperoleh poin peringkat BWF.
Trofi Piala Sudirman sendiri dirancang oleh salah satu seniman asal Fakultas Seni Rupa Institut Teknologi Bandung bernama Rusnadi. Pada bagian atas Piala Sudirman terlihat berbentuk Candi Borobudur yang merupakan salah satu ikon sejarah Indonesia.
Pada bagian badan trofi Piala Sudirman dibentuk menyerupai kok yang dilapisi emas 22 karat dengan berat 600 gram dan memiliki tinggi sekitar 80 cm. pembuatan Piala Sudirman telah menelan biaya sekitar 15 ribu Dollar AS atau sekitar Rp27 juta saat itu.
Perhelatan Piala Sudirman pertama kali dilaksanakan pada 24-29 Mei tahun 1989 di Indonesia tepatnya di Istora Senayan, Jakarta. Pada kejuaraan tersebut, Indonesia berhasil menjuarai pertandingan untuk pertama kalinya usai menaklukan Korea Selatan.
Lihat Juga :