Peraih Medali Emas Paralimpiade Tokyo 2020 Dapat Rp5,5 Miliar, Jokowi: Yang Nggak Dapat Nanti Dibisiki Menpora
Jum'at, 17 September 2021 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
BACA JUGA: Liga 1 Jelang Bali United v Persib Bandung: Rekor Mentereng Serdadu Tridatu
Selanjutnya, Menpora Amali melaporkan, Indonesia telah mengirim 23 atlet dan mengikuti tujuh cabang olahraga pada Paralimpiade Tokyo 2020. Dalam ajang ini, kontingen Indonesia berhasil meraih sembilan medali, yakni dua medali emas dari cabang para bulutangkis, tiga perak dari cabang olahraga para bulu tangkis dan para angkat besi.
Kemudian empat medali perunggu, terdiri dari dua medali dari cabang olahraga para bulu tangkis, satu medali dari cabang olahraga atletik dan 1 medali dari cabang olahraga tenis meja.
“Dengan perolehan ini, posisi Indonesia berada di peringkat 43 dunia. Bila dibandingkan dengan keikutsertaan kontingen Indonesia pada Paralimpiade di Rio de Janeiro tahun 2016 sebelumnya Indonesia hanya dapat mengirimkan 9 atlet yang mengikuti 4 cabang olahraga dengan perolehan 1 medali perunggu dari cabang olahraga angkat besi dan menempatkan posisi Indonesia pada peringkat 76 dunia,” jelasnya dikutip dari laman resmi Kemenpora.
Selain itu, Menpora Amali menyampaikan, pembinaan dan persiapan Indonesia untuk mengikuti multi event olahraga ke depan akan difokuskan pada cabang-cabang olahraga yang berpotensi menghasilkan medali sebagaimana tertuang dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). “Berkenaan dengan hal tersebut, seluruh Insan olahraga di tanah air menyampaikan ucapan terimakasih kepada bapak presiden yang telah menerbitkan Peraturan Presiden nomor 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional,” pungkasnya.
Selanjutnya, Menpora Amali melaporkan, Indonesia telah mengirim 23 atlet dan mengikuti tujuh cabang olahraga pada Paralimpiade Tokyo 2020. Dalam ajang ini, kontingen Indonesia berhasil meraih sembilan medali, yakni dua medali emas dari cabang para bulutangkis, tiga perak dari cabang olahraga para bulu tangkis dan para angkat besi.
Kemudian empat medali perunggu, terdiri dari dua medali dari cabang olahraga para bulu tangkis, satu medali dari cabang olahraga atletik dan 1 medali dari cabang olahraga tenis meja.
“Dengan perolehan ini, posisi Indonesia berada di peringkat 43 dunia. Bila dibandingkan dengan keikutsertaan kontingen Indonesia pada Paralimpiade di Rio de Janeiro tahun 2016 sebelumnya Indonesia hanya dapat mengirimkan 9 atlet yang mengikuti 4 cabang olahraga dengan perolehan 1 medali perunggu dari cabang olahraga angkat besi dan menempatkan posisi Indonesia pada peringkat 76 dunia,” jelasnya dikutip dari laman resmi Kemenpora.
Selain itu, Menpora Amali menyampaikan, pembinaan dan persiapan Indonesia untuk mengikuti multi event olahraga ke depan akan difokuskan pada cabang-cabang olahraga yang berpotensi menghasilkan medali sebagaimana tertuang dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). “Berkenaan dengan hal tersebut, seluruh Insan olahraga di tanah air menyampaikan ucapan terimakasih kepada bapak presiden yang telah menerbitkan Peraturan Presiden nomor 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional,” pungkasnya.
(yov)
Lihat Juga :