Manny Pacquiao Pensiun: Karier Tinju Saya Sudah Berakhir!
Selasa, 21 September 2021 - 06:52 WIB
loading...
A
A
A
"Saya tidak tahu. Tapi untuk berapa dekade, saya sangat senang dengan apa yang telah saya lakukan di tinju. Saya juga menyumbangkan rekor dalam tinju dan menjadikan tinju sebagai yang teratas. Dan terutama membawa kehormatan bagi negara saya dan rakyat Filipina.
''Saya sangat bangga menjadi orang Filipina dan berterima kasih kepada semua penggemar di seluruh dunia."
Sang senator bahkan memberikan petunjuk bahwa dia bisa mencalonkan diri ketika dia masih mampu. Namun, usianya yang 42 tahunmembuatnya tahu batas kemampuannya. ''Saya tidak tahu apakah saya akan bertarung lagi. Biarkan saya santai dan memikirkannya. Saya ingin membantu orang-orang saya,"ujarnya.
Baca Juga: Manny Pacquiao: Dari Ring Tinju Bertarung Menjadi Presiden Filipina
Hari-hari Pacquiao berjuang di atas ring mungkin sudah berakhir, tetapi perjuangan untuk membawa perubahan di Filipina yang dipimpin Rodrigo Duterte baru saja dimulai. "Saya seorang petarung, dan saya akan selalu menjadi petarung di dalam dan di luar ring," tutur Pacquiao.Pacquiao favorit penggemar pensiun sebagai salah satu petarung terhebat di generasinya. Pacman yang bersuara lembut ini memenangkan 62 dari 72 pertarungan dalam karir profesionalnya, yang ia mulai pada usia 16 tahun. Tapi dia gagal dalam pertarungan terbesar dalam kariernya melawan Floyd Mayweather pada Mei 2015 saat menderita kekalahan angka mutlak. Puncak karier Pacman tidak diragukan lagi adalah membungkam Oscar De La Hoya pada Desember 2008, yang melambungkannya menjadi superstar global.
''Saya sangat bangga menjadi orang Filipina dan berterima kasih kepada semua penggemar di seluruh dunia."
Sang senator bahkan memberikan petunjuk bahwa dia bisa mencalonkan diri ketika dia masih mampu. Namun, usianya yang 42 tahunmembuatnya tahu batas kemampuannya. ''Saya tidak tahu apakah saya akan bertarung lagi. Biarkan saya santai dan memikirkannya. Saya ingin membantu orang-orang saya,"ujarnya.
Baca Juga: Manny Pacquiao: Dari Ring Tinju Bertarung Menjadi Presiden Filipina
Hari-hari Pacquiao berjuang di atas ring mungkin sudah berakhir, tetapi perjuangan untuk membawa perubahan di Filipina yang dipimpin Rodrigo Duterte baru saja dimulai. "Saya seorang petarung, dan saya akan selalu menjadi petarung di dalam dan di luar ring," tutur Pacquiao.Pacquiao favorit penggemar pensiun sebagai salah satu petarung terhebat di generasinya. Pacman yang bersuara lembut ini memenangkan 62 dari 72 pertarungan dalam karir profesionalnya, yang ia mulai pada usia 16 tahun. Tapi dia gagal dalam pertarungan terbesar dalam kariernya melawan Floyd Mayweather pada Mei 2015 saat menderita kekalahan angka mutlak. Puncak karier Pacman tidak diragukan lagi adalah membungkam Oscar De La Hoya pada Desember 2008, yang melambungkannya menjadi superstar global.
(aww)
Lihat Juga :