Raih Pole Position di Formula 1, Mimpi Masa Kecil Lando Norris Terealisasi
Minggu, 26 September 2021 - 16:04 WIB
loading...
Landon Norris tengah diselimuti kebahagiaan pasca meraih pole position pada ajang Formula 1 di GP Rusia 2021. Ini merupakan mimpi semasa kecil yang akhirnya berhasil direalisasikan dalam perjalanan kariernya sebagai pilot jet darat / Foto: Highway F1
A
A
A
SOCHI - Landon Norris tengah diselimuti kebahagiaan pasca meraih pole position pada ajang Formula 1 di GP Rusia 2021. Ini merupakan mimpi semasa kecil yang akhirnya berhasil direalisasikan dalam perjalanan kariernya sebagai pilot jet darat.
Pada kualifikasi di Sirkuit Sochi, Sabtu (25/9/2021) kemarin, Norris tampil sebagai pembalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 41,993 detik. Pembalap asal Inggris ini meraihnya ketika menjalani balapan dengan kondisi trek basah.
Bagi Norris , ini adalah pole position pertamanya sejak bergabung dengan McLaren pada 2012. Momen ini juga semakin membahagiakan karena bertepatan dengan ulang tahun mantan pemegang saham mayoritas Mansour Ojjeh, yang meninggal dunia awal tahun ini.
BACA JUGA: Formula 1: Jelang GP Rusia, Hamilton: Saya Tidak Mikir Max Verstappen
Tentu saja Norris merasa sangat senang dengan apa yang diraihnya. Menurutnya, ia melangsungkan kualifikasi yang sangat sulit dan banyak resiko yang diambil, termasuk sering berpikir menabrak tembok walau akhirnya tidak terjadi.
Pada kualifikasi di Sirkuit Sochi, Sabtu (25/9/2021) kemarin, Norris tampil sebagai pembalap tercepat dengan catatan waktu 1 menit 41,993 detik. Pembalap asal Inggris ini meraihnya ketika menjalani balapan dengan kondisi trek basah.
Bagi Norris , ini adalah pole position pertamanya sejak bergabung dengan McLaren pada 2012. Momen ini juga semakin membahagiakan karena bertepatan dengan ulang tahun mantan pemegang saham mayoritas Mansour Ojjeh, yang meninggal dunia awal tahun ini.
BACA JUGA: Formula 1: Jelang GP Rusia, Hamilton: Saya Tidak Mikir Max Verstappen
Tentu saja Norris merasa sangat senang dengan apa yang diraihnya. Menurutnya, ia melangsungkan kualifikasi yang sangat sulit dan banyak resiko yang diambil, termasuk sering berpikir menabrak tembok walau akhirnya tidak terjadi.
Lihat Juga :