alexametrics

Ikuti Jejak Hamilton, Charles Leclerc Kecam Aksi Rasisme di AS

loading...
Ikuti Jejak Hamilton, Charles Leclerc Kecam Aksi Rasisme di AS
Charles Leclerc (kanan) dan Lewis Hamilton. Foto: Formula 1
A+ A-
LONDON - Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, mengecam aksi rasisme yang terjadi di Amerika Serikat. Leclerc buka mulut setelah Lewis Hamilton menjadi pembalap F1 pertama yang mengutuk aksi tersebut.

“Saya merasa tak nyaman. Rasisme harus dilawan dengan tindakan, bukan membisu. Tapi saya masih kesulitan menemukan kata-kata yang tepat untuk menggambarkan kekejaman itu,” kata Leclerc dikutip Crash.

Seperti ramai diberitakan, gelombang kemarahan melanda AS setelah seorang pria kulit hitam tak bersenjata tewas terbunuh polisi negara bagian Minnesota, 25 Mei 2020. Gelombang kemarahan berbuntut kerusuhan di sejumlah wilayah.



Pria kulit hitam yang tewas bernama George Floyd. Ia tewas kehabisan napas setelah lehernya ditekan menggunakan lutut oleh seorang polisi. Kalimat terakhirnya ‘aku tak bisa bernapas’ ditulis pada spanduk dan brosur sebagai bentuk protes.

Hampir sepekan setelah kejadian itu massa menggelar aksi protes besar-besaran di AS. Dunia olahraga menyoroti insiden tersebut, tetapi Formula 1 tak kunjung memberikan dukungan. Hamilton kemudian buka mulut. (Baca juga: Bungkam Saat Kematian George Floyd, Lewis Hamilton Kecam F1)

Leclerc juga mengajak seluruh insan olahraga, khususnya Formula , untuk menggalakkan program anti-rasisme. Menurutnya, semua manusia diciptakan sama dan sederajat.

“Adalah tanggung jawab kita untuk berbicara menentang ketidakadilan. Jangan diam.” kata Leclerc. (Baca juga: Polisi yang Mencekik George Floyd Hingga Meninggal Ditangkap)
(mirz)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak