Piala Thomas 2020: Tim Inggris Mundur, Malaysia Alihkan Fokus ke Jepang

Rabu, 06 Oktober 2021 - 11:30 WIB
loading...
Piala Thomas 2020: Tim...
Tim Piala Thomas Inggris mundur jelang event digelar 9–17 Oktober 2021/Foto/newstraitstime.com
A A A
AARHUS - Tim Piala Thomas Inggris mundur jelang event digelar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, 9–17 Oktober 2021. Federasi Bulu Tangkis Inggris (Badminton England) mengonfirmasi penunduran tersebut pada 4 oktber.

"Badminton Inggris hari ini mengumumkan penarikan tim yang dijadwalkan berlaga di Piala Thomas di Denmark akhir pekan ini karena cedera tiga dari empat pemain tunggal terpilih," demikian penjelasan tim Inggris dalam laman badmintonengland.co.uk.

Baca juga: Daftar Perolehan Medali PON XX Papua 2021, Rabu (6/10/2021) Hingga Pukul 06.00 WIB

"Cedera pada pemain peringkat teratas berarti bahwa Badminton England tidak dapat menurunkan tim yang kompetitif dan, oleh karena itu, telah mengambil keputusan sulit untuk mundur dari turnamen."

Alhasil, rival mereka di Grup D Piala Thomas, Malaysia, akan berfokus penuh untuk bisa bersaing dengan Jepang. Sebab, dengan mundurnya Inggris, otomatis Negeri Sakura menjadi satu-satunya saingan terkuat Malaysia. Sedangkan, satu tim lagi, yakni Kanada, tidak punya tim yang terlalu mumpuni.

Baca juga: Nafsu Kalahkan Tyson Fury, Wahai Deontay Wilder, Dengarlah Nasihat Mike Tyson

Meski begitu, Presiden Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM), Tan Sri Mohamad Norza Zakaria, tidak mau merevisi target Tim Thomas Negeri Jiran. Dia tetap menargetkan anak buahnya untuk bisa sampai ke babak perempat final.

Alasannya, pengunduran diri Inggris tidak membuat langkah Malaysia menjadi lebih mudah. Sebab, kondisi para pemain mereka sudah tidak maksimal usai bertanding di Piala Sudirman 2021.

“Kami merasa mundurnya Inggris bukan keuntungan besar bagi Malaysia, jadi kami akan fokus penuh ke Jepang. Kami harus realistis tentang target kami karena pemain kami telah melalui banyak pertandingan di Piala Sudirman,” kata Zakaria dilansir dari Bernama, Rabu (6/10/2021).

“Itu mungkin membuat mereka sedikit lelah dan saya pikir tidak tepat untuk merevisi target karena kami tidak ingin menekan mereka. Saya pikir para pemain dan pelatih kami tahu penampilan seperti apa yang diharapkan dari mereka, tidak hanya oleh BAM, tetapi juga oleh para penggemar, sehingga mereka harus berjuang sampai akhir,” imbuhnya.

Akan tetapi, Zakaria tetap optimis Tim Thomas Malaysia bisa meraih hasil maksimal di turnamen beregu putera tersebut.

“Selain ekspektasi yang tinggi, para pemain muda juga perlu memiliki daya tahan untuk bermain di turnamen back-to-back (berturut-turut). Saya sangat yakin tim Piala Thomas kami bisa melaju jauh di turnamen kali ini,” pungkasnya.

Sekadar informasi, pada Piala Sudirman 2021 yang berakhir pada akhir pekan lalu di Finlandia, Malaysia berhasil meraih medali perunggu yang merupakan pencapaian terbaik mereka sejak 2009 lalu. Negeri Jiran dikalahkan Jepang di semi final setelah mengalahkan musuh bebuyutan mereka, Indonesia, di perempat final.
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Juara Piala Thomas...
China Juara Piala Thomas 2026, Korea Selatan Rebut Uber Cup
Indonesia Tersingkir...
Indonesia Tersingkir dari Piala Thomas 2026: Jonatan Christie Minta Maaf, Sabar/Reza Tertekan
Indonesia Cetak Rekor...
Indonesia Cetak Rekor Terburuk di Piala Thomas, Evaluasi Menyeluruh Mendesak Dilakukan
Indonesia Gugur di Fase...
Indonesia Gugur di Fase Grup Piala Thomas, Alarm Keras Raja Bulu Tangkis
Breaking News: Indonesia...
Breaking News: Indonesia Tersingkir dari Piala Thomas 2026, Terburuk Sepanjang Sejarah
Piala Thomas 2026: Jojo...
Piala Thomas 2026: Jojo dan Alwi Tumbang, Indonesia Tertinggal 0-2 dari Prancis
BNI Sambut Kepulangan...
BNI Sambut Kepulangan Tim Thomas dan Uber Indonesia ke Tanah Air
Inspirasi Generasi Muda,...
Inspirasi Generasi Muda, BNI Apresiasi Tim Thomas dan Uber Indonesia
Keseruan Nobar Final...
Keseruan Nobar Final Piala Uber 2024 di Kemenpora
Special Bola
Bersiap Hadapi 4 Kompetisi,...
Liga Indonesia
Bersiap Hadapi 4 Kompetisi, Persib Bandung Buka Peluang Gelar TC di Luar Negeri
Piala Dunia 2026: Kisah...
Bola Dunia
Piala Dunia 2026: Kisah Heroik Yassine Bounou, Tepis Penalti Crysencio Summerville dengan Satu Tangan!
Sindir Ekonom Jerman...
Bola Dunia
Sindir Ekonom Jerman yang Ramal Brasil Kalah dari Jepang, Neymar: Tolong Coba Lagi di Piala Dunia Berikutnya!
Rekomendasi
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Sidang Cerai Wardatina...
Sidang Cerai Wardatina Mawa Masuk Tahap Akhir, Ayah Insanul Fahmi Beri Kesaksian
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Berita Terkini
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
Tumbangkan Jerman, Paraguay...
Tumbangkan Jerman, Paraguay Rayakan dengan Libur Nasional
2 Kuda Hitam Curi Panggung,...
2 Kuda Hitam Curi Panggung, Piala Dunia 2026 Hadirkan Era Baru?
Belanda Tersingkir,...
Belanda Tersingkir, Rekor Bersejarah Berakhir
Maroko Ciptakan Sejarah...
Maroko Ciptakan Sejarah Baru di Piala Dunia 2026
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved