Kesamaan Menpora Zainudin Amali dan Roy Suryo, Sama-Sama Pernah Keseleo Lidah
Rabu, 20 Oktober 2021 - 09:10 WIB
loading...
Menpora Zainudin Amali dan Roy Suryo ternyata pernah keseleo lidah. Baik saat memuji penampilan atlet maupun ketika menyebut tahun penyelenggaraan event turnamen bergengsi / Foto: Kolase
A
A
A
JAKARTA - Kinerja Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali saat ini tengah mendapat sorotan tajam dari masyarakat Tanah Air. Itu tak lepas dari kehebohan yang terjadi di Piala Thomas 2020.
Pada Minggu (17/10/2021) malam WIB, seluruh masyarakat di Tanah Air tengah bergembira melihat keberhasilan tim beregu putra Indonesia menghapus dahaga 19 tahun dengan merebut Piala Thomas 2020. Tapi di balik kegembiraan itu muncul cerita yang sangat menyedihkan ketika bendera Merah Putih justru tidak terlihat saat Hendra Setiawan dkk berdiri gagah di podium juara.
Alhasil, saat lagu kebangsaan Indonesia berkumandang di Ceres Arena tidak ada ritual penghormatan pada bendera Merah Putih. Yang terlihat hanyalah para pebulu tangkis dan pelatih menatap pandangannya ke depan sembari meletakkan tangan kanannya mendekap dada mereka.
BACA JUGA: Bentuk Tim Investigasi, Menpora Siap Perkarakan Pihak yang Bersalah
Ini tentunya menjadi tontonan yang sangat menyedihkan. Pasalnya, masyarakat Indonesia sudah lama menunggu Piala Thomas kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi setelah 19 tahun lamanya.
Insiden ini terjadi lantaran adanya sanksi tegas yang dijatuhkan Badan Anti Doping Dunia ( WADA ) terkait ketidakpatuhan Indonesia dalam memberikan doping. Akibatnya, BWF menggantikan bendera Merah Putih dengan PBSI.
Pada Minggu (17/10/2021) malam WIB, seluruh masyarakat di Tanah Air tengah bergembira melihat keberhasilan tim beregu putra Indonesia menghapus dahaga 19 tahun dengan merebut Piala Thomas 2020. Tapi di balik kegembiraan itu muncul cerita yang sangat menyedihkan ketika bendera Merah Putih justru tidak terlihat saat Hendra Setiawan dkk berdiri gagah di podium juara.
Alhasil, saat lagu kebangsaan Indonesia berkumandang di Ceres Arena tidak ada ritual penghormatan pada bendera Merah Putih. Yang terlihat hanyalah para pebulu tangkis dan pelatih menatap pandangannya ke depan sembari meletakkan tangan kanannya mendekap dada mereka.
BACA JUGA: Bentuk Tim Investigasi, Menpora Siap Perkarakan Pihak yang Bersalah
Ini tentunya menjadi tontonan yang sangat menyedihkan. Pasalnya, masyarakat Indonesia sudah lama menunggu Piala Thomas kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi setelah 19 tahun lamanya.
Insiden ini terjadi lantaran adanya sanksi tegas yang dijatuhkan Badan Anti Doping Dunia ( WADA ) terkait ketidakpatuhan Indonesia dalam memberikan doping. Akibatnya, BWF menggantikan bendera Merah Putih dengan PBSI.
Lihat Juga :