Klarifikasi Terkait Tidak Kenal Fajar/Rian, Menpora Amali: Banyak Netizen Salah Paham
Rabu, 20 Oktober 2021 - 12:03 WIB
loading...
A
A
A
"Mana berita tentang Fajar dan Rian yang tidak dikenal itu..? Padahal yang saya maksudkan itu, saya memuji strategi pelatih ganda putra kita karena menurunkan Fajar & Rian yang mungkin saja pihak lawan belum terlalu mengenal permainan mereka, karena posisi rangking pasangan ini dibawah Markus/ Kevin atau Hendra/Ahsan yang sudah menempati peringkat atas atau pola permainannya sudah sangat dikenal oleh lawan," kata Menpora Amali dikutip dari laman resmi Kemenpora, Rabu (20/10/2021).
Justru Menpora Amali memuji regenarasi atlet yang ada di PBSI. "Saya juga mengapresiasi PBSI yang sudah mempersiapkan lapisan pemain yang akan mengisi posisi ganda kita yang sedang berada di posisi atas itu bila sudah pensiun nanti. Itu saja sebenarnya yang saya jelaskan," tambah Menpora.
BACA JUGA: Bentuk Tim Investigasi, Menpora Siap Perkarakan Pihak yang Bersalah
Menpora mengapresiasi kerja PBSI, kerja tim dikepengurusan yang baru ini sudah mampu melakukan penataan tata kelola organisasi dan membenahi pembinaan bulu tangkis ke arah yang lebih baik. "Ini beberapa hal yang membuat saya senang dikepengurusan yang baru Pak Agung Firman sudah mampu melakukan tata kelola PBSI yang baik," tutur Menpora Amali.
Menpora menilai, PBSI saat ini sudah bergerak kearah pembinaan atlet elit nasional, sehingga ukuran Olimpiade, Thomas Cup, All England menjadi pantauan pemerintah sejauh mana pembinaan cabor bulu tangkis ini yang ditempatkan dalam cabor unggulan pertama dalam DBON. "Untuk mendapatkan talenta atlet dengan performa tinggi dibutuhkan waktu panjang setidaknya 10 ribu jam atau 10 tahun. Saya selalu melihat bagaimana progres ini berjalan untuk menunjang DBON dan persiapan Olimpiade Paris 2024 mendatang," pungkas Menpora.
Justru Menpora Amali memuji regenarasi atlet yang ada di PBSI. "Saya juga mengapresiasi PBSI yang sudah mempersiapkan lapisan pemain yang akan mengisi posisi ganda kita yang sedang berada di posisi atas itu bila sudah pensiun nanti. Itu saja sebenarnya yang saya jelaskan," tambah Menpora.
BACA JUGA: Bentuk Tim Investigasi, Menpora Siap Perkarakan Pihak yang Bersalah
Menpora mengapresiasi kerja PBSI, kerja tim dikepengurusan yang baru ini sudah mampu melakukan penataan tata kelola organisasi dan membenahi pembinaan bulu tangkis ke arah yang lebih baik. "Ini beberapa hal yang membuat saya senang dikepengurusan yang baru Pak Agung Firman sudah mampu melakukan tata kelola PBSI yang baik," tutur Menpora Amali.
Menpora menilai, PBSI saat ini sudah bergerak kearah pembinaan atlet elit nasional, sehingga ukuran Olimpiade, Thomas Cup, All England menjadi pantauan pemerintah sejauh mana pembinaan cabor bulu tangkis ini yang ditempatkan dalam cabor unggulan pertama dalam DBON. "Untuk mendapatkan talenta atlet dengan performa tinggi dibutuhkan waktu panjang setidaknya 10 ribu jam atau 10 tahun. Saya selalu melihat bagaimana progres ini berjalan untuk menunjang DBON dan persiapan Olimpiade Paris 2024 mendatang," pungkas Menpora.
(yov)
Lihat Juga :