PBSI Pastikan Bali Aman Gelar Tiga Turnamen Bulu Tangkis Dunia 2021
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 16:44 WIB
loading...
Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna, pun memastikan bahwa Pulau Dewata telah aman dari segi kesehatan / Foto: PBSI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum PBSI, Agung Firman Sampurna , pun memastikan bahwa Pulau Dewata telah aman dari segi kesehatan. Pernyataan ini menyusul penunjukan Bali sebagai tuan rumah tiga turnamen bulu tangkis dunia tahun ini, yakni Indonesia Masters 2021, Indonesia Open 2021 dan BWF World Tour Finals 2021.
Ketiga turnamen itu akan dimulai pada pertengahan November hingga awal Desember mendatang. Namun, karena situasi pandemi Covid-19 maka ketiga ajang tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.
Protokol kesehatan yang diterapkan termasuk pada sistem bubble yang akan membuat akses keluar masuk atlet dari venue di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, sangat terbatas. Mereka pun wajib menjalani karantina selama lima hari setibanya di Pulau Dewata dan harus menjalani serangkaian tes PCR yang telah dijadwalkan.
BACA JUGA: Ribuan Pebulu Tangkis Ramaikan Turnamen Berskala Nasional
Kemudian, ajang tersebut juga digelar tanpa penonton dan jumlah dari panitia, tim ofisial dan juga media yang meliput langsung di venue dibatasi. Hal itu dilakukan guna mencegah penularan virus yang berasal dari Wuhan, China itu.
Ketiga turnamen itu akan dimulai pada pertengahan November hingga awal Desember mendatang. Namun, karena situasi pandemi Covid-19 maka ketiga ajang tersebut dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.
Protokol kesehatan yang diterapkan termasuk pada sistem bubble yang akan membuat akses keluar masuk atlet dari venue di Bali International Convention Centre & Westin Resort, Nusa Dua, sangat terbatas. Mereka pun wajib menjalani karantina selama lima hari setibanya di Pulau Dewata dan harus menjalani serangkaian tes PCR yang telah dijadwalkan.
BACA JUGA: Ribuan Pebulu Tangkis Ramaikan Turnamen Berskala Nasional
Kemudian, ajang tersebut juga digelar tanpa penonton dan jumlah dari panitia, tim ofisial dan juga media yang meliput langsung di venue dibatasi. Hal itu dilakukan guna mencegah penularan virus yang berasal dari Wuhan, China itu.
Lihat Juga :