Kasus Covid-19 Menurun, Aturan Karantina Bagi Pemain Bisa Berubah
Kamis, 04 Juni 2020 - 14:31 WIB
loading...
A
A
A
“Jika bioskop dan teater terbuka dengan langkah-langkah sosial yang diperlukan, jelas stadion juga bisa. Syaratnya, mereka mengikuti pedoman yang sama," ujar Bassetti.
Menurut Bassetti, pengamanan di stadion sangat realistis dan beberapa stadion Italia benar-benar memiliki kemampuan menjaga jarak sosial. Bassetti berharap kondisi segera bisa kembali normal sehingga tidak perlu dihantui Covid-19 terus menerus. Bassetti mengklaim virus telah melemah dan itu adalah fakta yang ditunjukkan dalam bukti klinis. (Baca juga: Ahli Virus Sebut Kebijakan Menggelar Pertandingnan Tanpa Penonton adalah Keliru)
“Mereka yang mengkritik selama ini harus melakukan tur ke rumah sakit kami demi melihat buktinya. Orang-orang yang dirawat di rumah sakit beberapa pekan lalu praktis sudah mati pada saat mereka tiba. Sekarang, mereka muncul dan bertanya kapan mereka bisa kembali ke rumah? Virus korona di masa lalu kemudian bermutasi menjadi jenis influenza. Saya tidak ingin memberikan harapan palsu. Tapi, bisa jadi virus ini juga telah beradaptasi dan kami lebih mampu mempertahankan diri terhadapnya," papar Bassetti.
Pada perkembangan lain, UEFA dan ECA dilaporkan sedang membahas rencana lain Liga Champions, yaitu turnamen babak 8 besar di Portugal yang berakhir pada 22 Agustus. Media Spanyol Mundo Deportivo menyebut Portugal dan khususnya Lisabon akan menjadi tuan rumah ideal mengingat negara ini relatif tidak terpengaruh Covid-19.
Stadion mereka juga sangat baru setelah menjadi tuan rumah Euro 2004. Tidak akan ada keuntungan kandang karena semua klub Portugal telah dieliminasi dari Liga Champions. (Alimansyah)
Menurut Bassetti, pengamanan di stadion sangat realistis dan beberapa stadion Italia benar-benar memiliki kemampuan menjaga jarak sosial. Bassetti berharap kondisi segera bisa kembali normal sehingga tidak perlu dihantui Covid-19 terus menerus. Bassetti mengklaim virus telah melemah dan itu adalah fakta yang ditunjukkan dalam bukti klinis. (Baca juga: Ahli Virus Sebut Kebijakan Menggelar Pertandingnan Tanpa Penonton adalah Keliru)
“Mereka yang mengkritik selama ini harus melakukan tur ke rumah sakit kami demi melihat buktinya. Orang-orang yang dirawat di rumah sakit beberapa pekan lalu praktis sudah mati pada saat mereka tiba. Sekarang, mereka muncul dan bertanya kapan mereka bisa kembali ke rumah? Virus korona di masa lalu kemudian bermutasi menjadi jenis influenza. Saya tidak ingin memberikan harapan palsu. Tapi, bisa jadi virus ini juga telah beradaptasi dan kami lebih mampu mempertahankan diri terhadapnya," papar Bassetti.
Pada perkembangan lain, UEFA dan ECA dilaporkan sedang membahas rencana lain Liga Champions, yaitu turnamen babak 8 besar di Portugal yang berakhir pada 22 Agustus. Media Spanyol Mundo Deportivo menyebut Portugal dan khususnya Lisabon akan menjadi tuan rumah ideal mengingat negara ini relatif tidak terpengaruh Covid-19.
Stadion mereka juga sangat baru setelah menjadi tuan rumah Euro 2004. Tidak akan ada keuntungan kandang karena semua klub Portugal telah dieliminasi dari Liga Champions. (Alimansyah)
(ysw)
Lihat Juga :