Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Afghanistan Keukeuh Kibarkan Bendera dan Nyanyikan Lagu Nasional

Selasa, 16 November 2021 - 11:03 WIB
loading...
Lawan Timnas Indonesia, Pelatih Afghanistan Keukeuh Kibarkan Bendera dan Nyanyikan Lagu Nasional
Timnas Afghanistan akan melakoni laga uji coba melawan Indonesia di Gloria Sports Arena, Selasa (16/11/2021) malam WIB. Pelatih Anoush Dastgir bakal menjadikan laga ini sebagai kemenangan rakyat / Foto: Instagram Afghanistan Football Federation
A A A
ANTALYA - Timnas Afghanistan akan melakoni laga uji coba melawan Indonesia di Gloria Sports Arena, Selasa (16/11/2021) malam WIB. Pelatih Anoush Dastgir bakal menjadikan laga ini sebagai kemenangan rakyat.

Pelatih berusia 31 tahun ini tak peduli dengan penguasaan Taliban di negaranya. Karenanya ia bersikeras bakal mengibarkan bendera nasional dan menyanyikan lagu kebangsaan di Gloria Sports Arena, Antalya, Turki tersebut.

Tim asuhan Dastgir sangat populer di Afghanistan karena berada di ambang kualifikasi Piala Asia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Sebuah turnamen yang ditonton oleh satu miliar orang, di situlah mereka ingin melihat Singa Khorasan -julukan Afghanistan- bersinar.

BACA JUGA: Pamer Foto Valentino Rossi, Erick Thohir: Sudah Kangen Indonesia?

Jelang pertandingan saat ditanya mengenai lebih memilih mengibarkan bendera Afghanistan atau Taliban, Dastgir menegaskan pada pilihan pertama. Tujuannya adalah menjadi pahlawan bagi jutaan publik Afghanistan yang membutuhkan hiburan.

"Saya pelatih nasional dari 39 juta warga Afghanistan, saya bukan pelatih nasional rezim Taliban. Kami mengibarkan bendera Afghanistan," kata pelatih nasional Dastgir dikutip laman NOS pada Selasa (16/11/2021).

BACA JUGA: Ronaldo Pede Terbang ke Turki Bareng Timnas U-23

“Mungkin kami tidak lagi diterima di Afghanistan, sementara hampir semua orang masih memiliki keluarga di sana. Itu sangat intens, tetapi kami beruntung dapat melarikan diri, dan baik-baik saja,” lanjutnya.

“Kami merasa bertanggung jawab atas orang-orang yang ada di sana. sekarang mengalami kesulitan. Jika saya tidak lagi diizinkan menjadi pelatih nasional setelah ini, saya setidaknya bisa pergi dengan kepala tegak,” pungkasnya.

(yov)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2024 seconds (11.210#12.26)