7 Momen Tak Terlupakan di Piala AFF, Salah Satunya Kutukan Indonesia di Final

Rabu, 08 Desember 2021 - 22:09 WIB
loading...
7 Momen Tak Terlupakan di Piala AFF, Salah Satunya Kutukan Indonesia di Final
Penggawa Timnas Indonesia di era 2000-an, Gendut Doni (tengah) saat bermain di Piala AFF 2000. Foto: Instagram/Garuda_memori
A A A
JAKARTA - Piala AFF 2020 menjadi ajang prestisius yang punya segudang cerita menarik. Sejak digelar pertama kali tahun 1996 -saat itu masih bernama Piala Tiger, Timnas Indonesia selalu gagal mengangkat trofi.

Dibanding turnamen internasional lain, Piala AFF yang kontestannya negara-negara di Asia Tenggara, sejatinya merupakan ajang yang gelarnya paling mungkin diraih Timnas Indonesia . Nyatanya, Merah Putih selalu bernasib buruk saat tiba di final.

Baca Juga: Daftar Nomor Punggung Skuad Indonesia di Piala AFF 2020

Indonesia sudah lima kali mencapai partai puncak, yakni pada tahun 2000, 2002, 2004, 2010, dan 2016, akan tetapi selalu menemui kegagalan. Tentunya, publik sepak bola nasional berharap Piala AFF 2020 yang digelar tahun ini bisa dimenangkan Skuad Garuda.

Berikut 7 momen unik dalam sejarah Piala AFF:

1. Partisipasi Tunggal Brunei Darussalam
7 Momen Tak Terlupakan di Piala AFF, Salah Satunya Kutukan Indonesia di Final

Brunei Darussalam baru satu kali berpartisipasi sepanjang gelaran Piala AFF, yakni pada edisi pertama tahun 1996. Pada edisi berikutnya, Brunei menolak ikut karena turnamen yang masih bernama Piala Tiger didukung perusahaan bir Tiger sebagai sponsor. Setelah itu, Brunei berulang kali gagal tampil di Piala AFF, salah satunya pada edisi 2010 ketika mereka mendapat sanksi FIFA. Tahun ini Brunei kembali absen akibat wabah virus corona.

2. Petaka Timnas Indonesia di Final
7 Momen Tak Terlupakan di Piala AFF, Salah Satunya Kutukan Indonesia di Final

Sebagai negara yang besar, Indonesia sangat berambisi memenangi trofi Piala AFF akan tetapi selalu gagal di final. Petaka menghantui sejak Timnas Indonesia lolos ke final pada tahun 2000. Saat itu Uston Nawawi dkk takluk di tangan Thailand dengan skor telak 1-4 di Rajamangala Stadium, Bangkok.

Di edisi berikutnya, tahun 2002, Timnas Indonesia kembali berjumpa Thailand di partai final. Sayang, Merah Putih gagal menuntaskan dendam meski laga digelar di Stadion Gelora Bung Karno. Saat itu Yaris Riyadi dkk takluk lewat drama adu penalti.

Pada edisi tahun 2004, Timnas Indonesia kembali melesat ke final setelah menyingkirkan Malaysia di babak empat besar. Namun lagi-lagi Merah Putih gagal membawa pulang gelar. Bermain dengan sistem dua leg di laga puncak, Ilham Jaya Kesuma dkk takluk melawan Singapura dengan agregat 2-5. Kekalahan ini menegaskan Indonesia sebagai spesialis runner up karena gagal di final dalam tiga edisi berturut-turut.

Timnas Indonesia kembali lolos ke babak final pada Piala AFF 2010. Namun, seperti sebuah kutukan, Merah Putih kembali menemui kegagalan. Saat itu Indonesia kalah dengan agregat 2-4 melawan musuh bebuyutan, Malaysia. Di leg pertama, Indonesia menelan kekalahan 0-3 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, setelah pemain diganggu serangan laser dari suporter Malaysia.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2405 seconds (11.210#12.26)