Terdampak Pandemi Corona, FIFA Serukan Reformasi Keuangan Klub
Selasa, 09 Juni 2020 - 11:01 WIB
loading...
Kantor Pusat FIFA di Zurich, Swiss. Foto/AFP
A
A
A
ZURICH - Krisis ekonomi global sepak bola dunia akibat pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap kondisi finansial klub-klub. Agar dapat bertahan di tengah situasi sulit, FIFA menyerukan reformasi keuangan di berbagai sektor.
Melalui surat terbuka yang ditujukan kepada anggota federasi sepak bola , Presiden FIFA Gianni Infantino mengadvokasi untuk peraturan keuangan yang lebih jelas dan ketat, memaksakan transparansi penuh, dan prinsip-prinsip tata kelola yang baik. Langkah perbaikan tidak hanya membatasi pada sistem transfer, tapi untuk seluruh ekosistem sepak bola. Prospek gaji dan batasan biaya transfer pemain turut menjadi perhatian Infantino.
“Dari batas gaji hingga batas biaya transfer atau mekanisme perpajakan lainnya hingga kewajiban yang mungkin bagi badan pengatur, penyelenggara kompetisi, dan klub untuk membangun cadangan atau untuk berkontribusi pada dana cadangan yang dapat membantu dalam masa-masa yang dibutuhkan seperti sekarang,” kata Infantino, dilansir Skysports. (Baca: Mayoritas Warga Amerika Bilang AS Sudah Tidak terkendali Lagi)
Keinginan pria berusia 50 tahun tersebut bukan tanpa alasan. Pandemi Covid-19 menyerang sepak bola tanpa pandang bulu, klub-klub besar pun terkena krisis. Sebagai contoh Tottenham Hotspur. Mereka mengambil pinjaman 175 juta poundsterling dari Bank Of England pekan ini untuk menutupi utang senilai 200 juta poundsterling dari pendapatan yang diharapkan.
"Perlunya sepak bola klub top untuk dilanjutkan telah diprioritaskan. Tapi, kita juga harus mempertimbangkan tim nasional, sepak bola wanita, liga domestik tingkat bawah, akademi pemain muda, dan pertandingan akar rumput (grassroot)," tutur Infantino.
Dia juga merasa senang karena mendapatkan masukan beberapa proposal menarik tentang berbagai topik. Infantino menilai perbedaan pendapat adalah sesuatu yang wajar selama semuanya bermuara para satu tujuan, yakni menciptakan keuangan sepak bola yang sehat. (Baca juga: Bayern Muenchen Pesta Gol ke Gawang Leverkusen)
Di saat bersamaan, Infantino menyambut kompetisi Eropa setelah lama absen dengan Bundesliga sudah kembali beraksi dan Liga Primer, Primera Liga, dan Seri A akan menyusul dalam beberapa pekan ke depan dengan semua pertandingan dimainkan secara tertutup. FIFA sebelumnya telah memperingatkan bahwa permainan akan "sangat berbeda" sampai vaksin Covid-19 dapat ditemukan.
Melalui surat terbuka yang ditujukan kepada anggota federasi sepak bola , Presiden FIFA Gianni Infantino mengadvokasi untuk peraturan keuangan yang lebih jelas dan ketat, memaksakan transparansi penuh, dan prinsip-prinsip tata kelola yang baik. Langkah perbaikan tidak hanya membatasi pada sistem transfer, tapi untuk seluruh ekosistem sepak bola. Prospek gaji dan batasan biaya transfer pemain turut menjadi perhatian Infantino.
“Dari batas gaji hingga batas biaya transfer atau mekanisme perpajakan lainnya hingga kewajiban yang mungkin bagi badan pengatur, penyelenggara kompetisi, dan klub untuk membangun cadangan atau untuk berkontribusi pada dana cadangan yang dapat membantu dalam masa-masa yang dibutuhkan seperti sekarang,” kata Infantino, dilansir Skysports. (Baca: Mayoritas Warga Amerika Bilang AS Sudah Tidak terkendali Lagi)
Keinginan pria berusia 50 tahun tersebut bukan tanpa alasan. Pandemi Covid-19 menyerang sepak bola tanpa pandang bulu, klub-klub besar pun terkena krisis. Sebagai contoh Tottenham Hotspur. Mereka mengambil pinjaman 175 juta poundsterling dari Bank Of England pekan ini untuk menutupi utang senilai 200 juta poundsterling dari pendapatan yang diharapkan.
"Perlunya sepak bola klub top untuk dilanjutkan telah diprioritaskan. Tapi, kita juga harus mempertimbangkan tim nasional, sepak bola wanita, liga domestik tingkat bawah, akademi pemain muda, dan pertandingan akar rumput (grassroot)," tutur Infantino.
Dia juga merasa senang karena mendapatkan masukan beberapa proposal menarik tentang berbagai topik. Infantino menilai perbedaan pendapat adalah sesuatu yang wajar selama semuanya bermuara para satu tujuan, yakni menciptakan keuangan sepak bola yang sehat. (Baca juga: Bayern Muenchen Pesta Gol ke Gawang Leverkusen)
Di saat bersamaan, Infantino menyambut kompetisi Eropa setelah lama absen dengan Bundesliga sudah kembali beraksi dan Liga Primer, Primera Liga, dan Seri A akan menyusul dalam beberapa pekan ke depan dengan semua pertandingan dimainkan secara tertutup. FIFA sebelumnya telah memperingatkan bahwa permainan akan "sangat berbeda" sampai vaksin Covid-19 dapat ditemukan.
Lihat Juga :