Loh Kean Yew Bikin Singapura Sejajar Negara Elite Bulu Tangkis Asia Tenggara
Senin, 20 Desember 2021 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Padahal, Malaysia dulu memiliki sejumlah pemain top, seperti Lee Chong Wei. Namun, mantan pemain tunggal putra nomor satu dunia itu tidak bisa mempersembahkan satu gelar pun untuk negaranya pada ajang kejuaraan dunia.
Sementara Thailand dan Indonesia telah lebih dahulu memiliki pemain yang menjadi juara di kejuaraan dunia. Bahkan, Negeri Gajah Putih meraih medali emas tambahan pada edisi 2021 lewat Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai yang bermain di sektor ganda campuran. Sebelumnya, Ratchanok Intanon menjadi pemain pertama asal Thailand yang menyabet gelar juara pada turnamen tersebut.
Sedangkan Tim Merah-Putih, terakhir kali menyabet gelar juara pada 2019 lalu lewat Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Sayangnya, pada tahun ini PBSI memutuskan untuk menarik semua pemain tanah air karena mempertimbangkan situasi pandemi covid-19 yang sedang memburuk di Eropa. Alhasil, Indonesia tidak memiliki kesempatan untuk menambah gelar tahun ini.
Sekadar informasi, Kean tidak mendapatkan medali emas di Huelva dengan mudah karena harus berjumpa dengan sejumlah pemain top dunia, seperti pemain ranking satu dan tiga dunia asal Denmark, Viktor Axelsen dan Anders Antonsen. Namun, berkat permainan apiknya, dia sukses menyingkirkan dua pemain tersebut masing-masing pada babak pertama dan semifinal.
Untuk itu, prestasi yang didapat oleh Kean itu sangatlah luar biasa. Dia membuat bangga negaranya dengan gelar juara dunianya itu dan tentu saja, dia mempermalukan Malaysia yang belum mengoleksi satu gelar pun di ajang kejuaraan dunia.
Sementara Thailand dan Indonesia telah lebih dahulu memiliki pemain yang menjadi juara di kejuaraan dunia. Bahkan, Negeri Gajah Putih meraih medali emas tambahan pada edisi 2021 lewat Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai yang bermain di sektor ganda campuran. Sebelumnya, Ratchanok Intanon menjadi pemain pertama asal Thailand yang menyabet gelar juara pada turnamen tersebut.
Sedangkan Tim Merah-Putih, terakhir kali menyabet gelar juara pada 2019 lalu lewat Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan. Sayangnya, pada tahun ini PBSI memutuskan untuk menarik semua pemain tanah air karena mempertimbangkan situasi pandemi covid-19 yang sedang memburuk di Eropa. Alhasil, Indonesia tidak memiliki kesempatan untuk menambah gelar tahun ini.
Sekadar informasi, Kean tidak mendapatkan medali emas di Huelva dengan mudah karena harus berjumpa dengan sejumlah pemain top dunia, seperti pemain ranking satu dan tiga dunia asal Denmark, Viktor Axelsen dan Anders Antonsen. Namun, berkat permainan apiknya, dia sukses menyingkirkan dua pemain tersebut masing-masing pada babak pertama dan semifinal.
Untuk itu, prestasi yang didapat oleh Kean itu sangatlah luar biasa. Dia membuat bangga negaranya dengan gelar juara dunianya itu dan tentu saja, dia mempermalukan Malaysia yang belum mengoleksi satu gelar pun di ajang kejuaraan dunia.
(sha)
Lihat Juga :