Aduh! Francesco Bagnaia Korban Batu Nyasar Sirkuit Mandalika, Tangannya Sampai Lebam
Minggu, 13 Februari 2022 - 19:20 WIB
loading...
Francesco Bagnaia Korban Batu Nyasar Sirkuit Mandalika. Foto: MNC Portal Indonesia/Quadiliba Al-farabi
A
A
A
LOMBOK - Francesco Bagnaia mendapat pengalaman tak enak saat tampil di hari ketiga tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok. Tangan pembalap pembalap tim Ducati Lenovo sampai memar akibat terkena batu.
Batu yang terpental ke arah pembalap memang menjadi masalah serius sejak tes pramusim hari pertama di Sirkuit Mandalika, Lombok. Lintasan yang kotor menyebabkan kerikil dan batu terbang dari ban motor pembalap di depan ke arah pembalap setelahnya.
Baca Juga: Espargaro Tak Terbendung di Pramusim MotoGP Mandalika
Tampil di Sirkuit Mandalika, Lombok, Minggu (13/2/2022), Bagnaia jadi salah satu korban batu batu lintasan yang nyasar. Menurut Bagnaia, lintasan yang kotor adalah masalah yang cukup lazim ditemui di olahraga MotoGP.
“Untuk saya masalah terbesar adalah batu, karena itu tajam. Tapi itu normal, Argentina juga seperti itu, Qatar juga sama, jadi batu memang hal yang paling mengganggu,” ucap Bagnaia sambil menunjukkan lengannya yang terbekas tanda bengkak.
Dia tidak mengetahui dari mana batu itu berasal. Dia pun keheranan hal ini bisa terjadi mengingat trek yang dilintasinya kali ini sudah lebih baik dibandingkan hari pertama.
Batu yang terpental ke arah pembalap memang menjadi masalah serius sejak tes pramusim hari pertama di Sirkuit Mandalika, Lombok. Lintasan yang kotor menyebabkan kerikil dan batu terbang dari ban motor pembalap di depan ke arah pembalap setelahnya.
Baca Juga: Espargaro Tak Terbendung di Pramusim MotoGP Mandalika
Tampil di Sirkuit Mandalika, Lombok, Minggu (13/2/2022), Bagnaia jadi salah satu korban batu batu lintasan yang nyasar. Menurut Bagnaia, lintasan yang kotor adalah masalah yang cukup lazim ditemui di olahraga MotoGP.
“Untuk saya masalah terbesar adalah batu, karena itu tajam. Tapi itu normal, Argentina juga seperti itu, Qatar juga sama, jadi batu memang hal yang paling mengganggu,” ucap Bagnaia sambil menunjukkan lengannya yang terbekas tanda bengkak.
Dia tidak mengetahui dari mana batu itu berasal. Dia pun keheranan hal ini bisa terjadi mengingat trek yang dilintasinya kali ini sudah lebih baik dibandingkan hari pertama.
Lihat Juga :