Prestasi PSM Makassar di Liga Indonesia, Sekali Juara dan 5 Kali Runner-Up
Minggu, 13 Februari 2022 - 21:14 WIB
loading...
Prestasi tertinggi PSM Makassar di Liga Indonesia yakni juara pada tahun 1999/2000. Foto: Sindonews/dok
A
A
A
MAKASSAR - PSM Makassar merupakan klub yang disegani di pentas sepak bola nasional. Bahkan klub tertua di Indonesia ini berjaya di era perserikatan.
Prestasi PSM Makassar pada kompetisi tersebut sangat mentereng. Bahkan meraih titel juara sebanyak lima kali yakni pada musim 1955, 1957, 1964, 1965 dan 1991. Dan menjadi runner-up sebanyak empat kali tahun 1951, 1959, 1962 dan 1994.
Baca Juga: Banyak Buang Peluang, PSM Makassar Takluk dari Borneo FC 0-1
Saat kompetisi berubah menjadi Liga Indonesia pada tahun 1994 yakni penyatuan antara kompetisi Perserikatan dan Galatama yang saat itu bergulir, PSM Makassar mampu mempertahankan pretasisnya. Bahkan di tahun kedua yakni 1995 PSM Makassar berhasil menempati posisi runner-up.
Prestasi PSM Makassar di era Liga Indonesia baru mencapai puncaknya di tahun 1999/2000. PSM Makassar yang didominasi pemain berkualitas seperti kiper Hendro Kartiko, sementara di pemain bertahan ada Roni Ririn, Ali Baba, Syamsudin Batola, Aji Santoso, Joseph Lewono, Yeyen Tumena, Ortisan Solossa hingga Carles Lionga.
Prestasi PSM Makassar pada kompetisi tersebut sangat mentereng. Bahkan meraih titel juara sebanyak lima kali yakni pada musim 1955, 1957, 1964, 1965 dan 1991. Dan menjadi runner-up sebanyak empat kali tahun 1951, 1959, 1962 dan 1994.
Baca Juga: Banyak Buang Peluang, PSM Makassar Takluk dari Borneo FC 0-1
Saat kompetisi berubah menjadi Liga Indonesia pada tahun 1994 yakni penyatuan antara kompetisi Perserikatan dan Galatama yang saat itu bergulir, PSM Makassar mampu mempertahankan pretasisnya. Bahkan di tahun kedua yakni 1995 PSM Makassar berhasil menempati posisi runner-up.
Prestasi PSM Makassar di era Liga Indonesia baru mencapai puncaknya di tahun 1999/2000. PSM Makassar yang didominasi pemain berkualitas seperti kiper Hendro Kartiko, sementara di pemain bertahan ada Roni Ririn, Ali Baba, Syamsudin Batola, Aji Santoso, Joseph Lewono, Yeyen Tumena, Ortisan Solossa hingga Carles Lionga.
Lihat Juga :