alexametrics

Jateng waspadai petembak DKI Jakarta

loading...
Jateng waspadai petembak DKI Jakarta
Jateng waspadai petembak DKI Jakarta
A+ A-
Sindonews.com - Sebanyak 20 petembak reaksi terbaik Pengprov Persatuan Menembak dan Berburu (Perbakin) Jateng diturunkan pada East Java Shooting Championship, 9-12 November di Surabaya. Dari 20 petembak yang bakal diterjunkan pada kejuaraan level tiga khusus nomor tembak reaksi ini, terdiri dari petembak senior dan junior.

Meski hanya kejuaraan level tiga, namun Perbakin tetap menerjunkan petembak-petembak terbaiknya. "Kejuaraan ini untuk mengukur kemampuan atlet Jateng sebelum turun di level yang lebih tinggi dan petembak terbaik yang akan kita turunkan," kata Ketua Bidang Tembak Reaksi Perbakin Jateng Hartono Ludy, Rabu (7/11).

Menurut Ludy, semua persiapan untuk menghadapi kejuaraan telah dilakukan untuk mengetahui kesiapan atlet. Diantaranya menggelar ujian scoring. "Pada turnamen tersebut akan diikuti petembak reaksi terbaik di Indonesia, bahkan luar negeri. Hal ini menjadikan persaingan akan ketat dan berat. Karena itu, persiapan kami lakukan semaksimal mungkin," katanya.

Dia mengaku, dengan adanya petembak dari luar negeri akan menjadi saingan berat bagi Jateng. Namun, meski begitu, dia lebih mewaspadai petembak-petembak DKI Jakarta. Pasalnya DKI Jakarta juga memiliki petembak-petembak yang memiliki kualitas satu level lebih tinggi dibanding dengan Jateng.

Namun, kendati demikian petembak Jateng tetap berpeluang meraih nomor di beberapa kelas seperti Super Senior, Open Grade D, Standar Grade C. Di ketiga kelas itu Jateng memiliki petembak cukup kuat. Seperti Abdoel Azis yang turun di kelas Super Senior dan Iskak Budi Siswanto yang akan bertanding di kelas standar grade C.

Saat ini, atlet tembak reaksi tengah menjalani latihan intensif di lapangan tembak Brimob Pasadena Semarang dan di Stadion Jatidiri.”Latihan terus dilakukan supaya persiapan semakin matang,”katanya.
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak