Tanggapi Keluhan Pembalap MotoGP, Sirkuit Mandalika Diaspal Ulang
Selasa, 15 Februari 2022 - 23:31 WIB
loading...
Sirkuit Internasional Mandalika bakal diaspal ulang. Keputusan ini diambil setelah FIM dan Dorna Sports resmi mengumumkan kesepakatan dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) untuk melakukan pengaspalan ulang pada lintasan sepanjang 4,3km
A
A
A
JAKARTA - Sirkuit Internasional Mandalika bakal diaspal ulang. Keputusan ini diambil setelah FIM dan Dorna Sports resmi mengumumkan kesepakatan dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) untuk melakukan pengaspalan ulang pada lintasan sepanjang 4,3km, sebelum MotoGP Indonesia 2022 digelar pada 18-20 Maret 2022.
Pengaspalan ulang Sirkuit Mandalika ini dilakukan setelah banyaknya keluhan dari para pembalap selama menjalani tes pramusim MotoGP pada 11-13 Februari 2022. Pada hari pertama misalnya, tes sempat dihentikan lantaran permukaan lintasan yang kotor. Red Flag dikibarkan guna memberikan waktu untuk membersihkan trek. Akan tetapi sirkuit tak sepenuhnya bersih. Saat itu, para pembalap juga sempat melakukan pertemuan dengan Komisi Keselamatan.
Namun, kotornya lintasan bukan kendala yang paling mengkhawatirkan. Yang bikin para rider cemas justru fakta aspalnya mudah terkelupas hingga menciptakan kerikil. Tak sedikit rider yang terkena lemparan batu di motor, helm, dan tubuh mereka. Banyak pembalap juga mengeluhkan buruknya aspal Sektor 1 dan Sektor 4.
BACA JUGA: Jelang MotoGP Mandalika 2022, Menparekraf Sebut Ada Catatan Penyempurnaan
Menanggapi hal tersebut, ITDC dan Mandalika Grand Prix Association ( MGPA ) pun bergerak cepat menanggapi keluhan para rider. Mereka berkonsultasi dengan Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP dan FIM selaku badan resmi yang mengawasi homologasi seluruh sirkuit yang dipakai oleh kejuaraan balap yang mereka naungi.
Pengaspalan ulang Sirkuit Mandalika ini dilakukan setelah banyaknya keluhan dari para pembalap selama menjalani tes pramusim MotoGP pada 11-13 Februari 2022. Pada hari pertama misalnya, tes sempat dihentikan lantaran permukaan lintasan yang kotor. Red Flag dikibarkan guna memberikan waktu untuk membersihkan trek. Akan tetapi sirkuit tak sepenuhnya bersih. Saat itu, para pembalap juga sempat melakukan pertemuan dengan Komisi Keselamatan.
Namun, kotornya lintasan bukan kendala yang paling mengkhawatirkan. Yang bikin para rider cemas justru fakta aspalnya mudah terkelupas hingga menciptakan kerikil. Tak sedikit rider yang terkena lemparan batu di motor, helm, dan tubuh mereka. Banyak pembalap juga mengeluhkan buruknya aspal Sektor 1 dan Sektor 4.
BACA JUGA: Jelang MotoGP Mandalika 2022, Menparekraf Sebut Ada Catatan Penyempurnaan
Menanggapi hal tersebut, ITDC dan Mandalika Grand Prix Association ( MGPA ) pun bergerak cepat menanggapi keluhan para rider. Mereka berkonsultasi dengan Dorna Sports selaku pemegang hak komersial MotoGP dan FIM selaku badan resmi yang mengawasi homologasi seluruh sirkuit yang dipakai oleh kejuaraan balap yang mereka naungi.
Lihat Juga :