Dede Yusuf Jelaskan Poin Utama Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional
Kamis, 17 Februari 2022 - 16:31 WIB
loading...
Ketua Penanggung Jawab UU Sistem Keolahrgaaan Nasional (UU SKN), Dede Yusuf menjelaskan isi dan output utama dari undang-undang anyar yang diusungnya. Foto: Kemenpora
A
A
A
JAKARTA - Ketua Penanggung Jawab UU Sistem Keolahrgaaan Nasional (UU SKN), Dede Yusuf menjelaskan isi dan output utama dari undang-undang anyar yang diusungnya. Dia mengungkapkan UU itu tidak hanya berfokus pada prestasi atlet saja, juga penekanan gaya hidup berolahraga di kalangan masyarakat.
Baca Juga: Gregoria Mariska Buka Keunggulan Indonesia atas Korsel
Hal itu diungkapkannya pada talkshow Ruang Ganti bertajuk Taji UU Keolahrgaaan Untuk Prestasi. Pada acara yang berlangsung pada Kamis (17/2/2022), Dede memaparkan poin-poin penting dari undang-undang yang diusungnya.
Dede mengatakan bahwa masalah fundamental yang akan menjadi output UU SKN terletak pada kebiasaan berolahraga di kalangan masyarakat. Dede yakin bahwa pembibitan atlet potensial akan berjalan dengan baik jika gaya hidup berolahraga sudah terbentuk di masyarakat.
“Kita melihat tidak ada korelasi yang baik antara olahraga masyarakat dengan adanya olahraga di sekolah, juga dengan pembibitan atlet, atlet kita kurang dari dua persen jumlah penduduk Indonesia,” kata Dede.
Baca Juga: Gregoria Mariska Buka Keunggulan Indonesia atas Korsel
Hal itu diungkapkannya pada talkshow Ruang Ganti bertajuk Taji UU Keolahrgaaan Untuk Prestasi. Pada acara yang berlangsung pada Kamis (17/2/2022), Dede memaparkan poin-poin penting dari undang-undang yang diusungnya.
Dede mengatakan bahwa masalah fundamental yang akan menjadi output UU SKN terletak pada kebiasaan berolahraga di kalangan masyarakat. Dede yakin bahwa pembibitan atlet potensial akan berjalan dengan baik jika gaya hidup berolahraga sudah terbentuk di masyarakat.
“Kita melihat tidak ada korelasi yang baik antara olahraga masyarakat dengan adanya olahraga di sekolah, juga dengan pembibitan atlet, atlet kita kurang dari dua persen jumlah penduduk Indonesia,” kata Dede.
Lihat Juga :