Jelang Porto vs Lazio: Maurizio Sarri Pesimistis, Singgung Chelsea Saat Juara Liga Europa
Kamis, 17 Februari 2022 - 23:15 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya lagi, pada babak 16 besar Liga Champions musim lalu, Juventus menjadi korban keganasan Porto. Bianconerri -julukan Juventus- kalah agresivitas gol tandang dan harus tersingkir lebih awal, padahal Juventus saat itu masih dihuni Cristiano Ronaldo.
Sarri pun sadar akan hal tersebut. Mantan pelatih Chelsea itu mengatakan bahwa Porto memiliki pemain-pemain yang agresif.
“Porto adalah tim yang sangat kuat, terorganisir dengan baik, dan segar, mereka memiliki pemain berpengalaman dan pemain muda menarik lainnya,” kata Sarri dilansir Football Italia, Kamis (17/2/2022).
Lebih lanjut, Sarri juga mewaspadai dua sosok pemain Porto yang berpotensi menghadirkan mimpi buruk bagi timnya di lagan anti. Fabio Vieira dan Vitinho menjadi fokus waspada Sarri untuk meredam agresivitas tim berjuluk Dragoes tersebut.
“Sepeti Vitinho dan (Fabio) Vieira, mereka hanya kalah dau kali musim ini, jadi itu sudah menjelaskan semuanya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Sarri mengatakan bahwa dirinya tidak yakin bisa melaju jauh di Liga Eropa. Menurutnya, kedalaman skuad timnya tidak cukup untuk bersaing di kompetisi kasta kedua Benua Biru tersebut.
Sarri pun sadar akan hal tersebut. Mantan pelatih Chelsea itu mengatakan bahwa Porto memiliki pemain-pemain yang agresif.
“Porto adalah tim yang sangat kuat, terorganisir dengan baik, dan segar, mereka memiliki pemain berpengalaman dan pemain muda menarik lainnya,” kata Sarri dilansir Football Italia, Kamis (17/2/2022).
Lebih lanjut, Sarri juga mewaspadai dua sosok pemain Porto yang berpotensi menghadirkan mimpi buruk bagi timnya di lagan anti. Fabio Vieira dan Vitinho menjadi fokus waspada Sarri untuk meredam agresivitas tim berjuluk Dragoes tersebut.
“Sepeti Vitinho dan (Fabio) Vieira, mereka hanya kalah dau kali musim ini, jadi itu sudah menjelaskan semuanya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Sarri mengatakan bahwa dirinya tidak yakin bisa melaju jauh di Liga Eropa. Menurutnya, kedalaman skuad timnya tidak cukup untuk bersaing di kompetisi kasta kedua Benua Biru tersebut.
Lihat Juga :