Duo Klitschko Bunuh 6 Tentara Rusia saat Pertempuran di Kota Kiev
Jum'at, 04 Maret 2022 - 20:43 WIB
loading...
Perang Rusia vs Ukraina, Duo Klitschko Bunuh 6 Tentara Rusia/The Sun
A
A
A
Vitali Klitschko dan Wladimir Klitschko mengungkapkan membunuh enam tentara Rusia dalam peperangan di dalam kota Kiev dalam Perang Rusia vs Ukraina. Dua mantan juara dunia tinju kelas berat asal Ukraina itu sama-sama angkat senjata di garis terdepan dalam Perang Rusia vs Ukraina.
Baca Juga: Pelatih Shakhtar Donetsk Terbunuh dalam perang Rusia vs Ukraina, Palkin: Stop Kegilaan Ini!
Vitali yang posisinya sebagai wali kota Kiev memimpin perlawanan untuk mempertahankan kotanya dari serbuan tentara Rusia. Pasukan Ukraina dilaporkan mencari kelompok-kelompok tentara Rusia yang terpisah dalam pertempuran di dalam ibu kota Kiev. Yang mengejutkan, Vitali mengatakan kepada Sky News bahwa dia dan Wladimir membunuh beberapa orang, ''Saya kira enam orang tadi malam".
Vitali menantang mengklaim bahwa mereka siap mati untuk rumah mereka dan tidak menunjukkan rasa takut pada pasukan Rusia ketika berbicara dengan CNN. ''Kami tidak tertarik pada seberapa kuat tentara Rusia, kami siap untuk berperang. Dan kami siap mati untuk negara asal kami dan untuk keluarga kami karena itu adalah rumah kami,''tutur Vitali.
"Ini masa depan kita dan seseorang ingin datang ke rumah kita dan mencuri masa depan kita dari kita."
Baca Juga: Pelatih Shakhtar Donetsk Terbunuh dalam perang Rusia vs Ukraina, Palkin: Stop Kegilaan Ini!
Vitali yang posisinya sebagai wali kota Kiev memimpin perlawanan untuk mempertahankan kotanya dari serbuan tentara Rusia. Pasukan Ukraina dilaporkan mencari kelompok-kelompok tentara Rusia yang terpisah dalam pertempuran di dalam ibu kota Kiev. Yang mengejutkan, Vitali mengatakan kepada Sky News bahwa dia dan Wladimir membunuh beberapa orang, ''Saya kira enam orang tadi malam".
Vitali menantang mengklaim bahwa mereka siap mati untuk rumah mereka dan tidak menunjukkan rasa takut pada pasukan Rusia ketika berbicara dengan CNN. ''Kami tidak tertarik pada seberapa kuat tentara Rusia, kami siap untuk berperang. Dan kami siap mati untuk negara asal kami dan untuk keluarga kami karena itu adalah rumah kami,''tutur Vitali.
"Ini masa depan kita dan seseorang ingin datang ke rumah kita dan mencuri masa depan kita dari kita."
Lihat Juga :