Belajar Manajemen Waktu dari 4 Petinju Peraih Gelar Doktor
Jum'at, 11 Maret 2022 - 08:17 WIB
loading...
A
A
A
3. Manny Pacquiao
Siapa yang tidak kenal dengan Manny Pacquiao. Petinju Filipina ini kenal di ring tinju sebagai petarung Asia yang sangat fenomenal. Tapi di balik kesuksesannya di atas ring tinju, siapa sangka ternyata ia punya sederet prestasi membanggakan di dunia pendidikan.
Sempat terhenti saat berusia 14 tahun, Pacquiao akhirnya mengejar mimpinya dengan mengikuti dan lulus ujian kesetaraan sekolah menengah pada Februari 2007. Ijazah itu membuatnya memenuhi syarat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Pacquiao dianugerahi diploma sekolah menengah atas oleh departemen pendidikan setempat dan terdaftar untuk gelar sarjana dalam manajemen bisnis di Notre Dame dari Dadiangas University di kota kelahirannya, General Santos City.
Pada 18 Februari 2009, Pacquiao dianugerahi Gelar Kehormatan Doktor Kemanusiaan (Honoris Causa) oleh North West University Cebu, sebagai pengakuan atas prestasi tinju dan pekerjaan kemanusiaan. Pada 2019, Pacquiao mengambil gelar sarjana dalam bidang ilmu politik di Makati University.
![Belajar Manajemen Waktu dari 4 Petinju Peraih Gelar Doktor]()
4. Wladimir Klitschko
Mantan petinju kelas berat asal Ukraina itu meraih gelar PhD pada 2001. Klitschko ingin dilihat sebagai pelopor yang mentransfer pengetahuan dan pengalamannya selama lebih dari 25 tahun sebagai atlet profesional ke berbagai bidang kehidupan
Pada 2018, Klitschko meletakkan dasar untuk menyebarkan gelar Ph.D.C. metode tantangan di bagian dunia berbahasa Inggris dengan dimulainya kerjasama dengan Harvard Business School.
Siapa yang tidak kenal dengan Manny Pacquiao. Petinju Filipina ini kenal di ring tinju sebagai petarung Asia yang sangat fenomenal. Tapi di balik kesuksesannya di atas ring tinju, siapa sangka ternyata ia punya sederet prestasi membanggakan di dunia pendidikan.
Sempat terhenti saat berusia 14 tahun, Pacquiao akhirnya mengejar mimpinya dengan mengikuti dan lulus ujian kesetaraan sekolah menengah pada Februari 2007. Ijazah itu membuatnya memenuhi syarat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Pacquiao dianugerahi diploma sekolah menengah atas oleh departemen pendidikan setempat dan terdaftar untuk gelar sarjana dalam manajemen bisnis di Notre Dame dari Dadiangas University di kota kelahirannya, General Santos City.
Pada 18 Februari 2009, Pacquiao dianugerahi Gelar Kehormatan Doktor Kemanusiaan (Honoris Causa) oleh North West University Cebu, sebagai pengakuan atas prestasi tinju dan pekerjaan kemanusiaan. Pada 2019, Pacquiao mengambil gelar sarjana dalam bidang ilmu politik di Makati University.

4. Wladimir Klitschko
Mantan petinju kelas berat asal Ukraina itu meraih gelar PhD pada 2001. Klitschko ingin dilihat sebagai pelopor yang mentransfer pengetahuan dan pengalamannya selama lebih dari 25 tahun sebagai atlet profesional ke berbagai bidang kehidupan
Pada 2018, Klitschko meletakkan dasar untuk menyebarkan gelar Ph.D.C. metode tantangan di bagian dunia berbahasa Inggris dengan dimulainya kerjasama dengan Harvard Business School.
(yov)
Lihat Juga :