PSM Makassar Gagal Akhiri Kompetisi dengan Manis
Kamis, 31 Maret 2022 - 06:27 WIB
loading...
Pemain PSM Makassar, zulkifli Syukur berupaya medebut bola dari pemain Arema FC, Rabu (30/3/2022). Foto: Twitter/@AremaFC
A
A
A
BALI - PSM Makassar gagal mengakhiri kompetisi Liga 1 musim ini dengan manis. Skuad Juku Eja malah harus menelan pil pahit di laga terakhir.
PSM Makassar kalah 1-0 atas Arema FC di pekan 34 Liga 1 2021/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Rabu (30/3/2022) malam tadi. Hasil minor ini tak sesuai target awal tim yang sejatinya menargetkan kemenangan di akhir kompetisi.
Baca juga: Daftar Pelatih Terbaik PSM Makassar, Syamsuddin Umar Bawa Dua Kali Juara
Hasil ini membuat PSM Makassar, bertengger di posisi 13 dengan koleksi 38 poin. Juku Eja menutup kompetisi dengan catatan 8 kemenangan, 14 imbang dan 12 kekalahan.
Arema mendominasi pertandingan di awal babak pertama. Selama 10 menit awal, Singo Edan terus menggempur pertahanan PSM Makassar. Beruntung Hasim Kipuw dkk masih bisa meredamnya.
PSM Makassar cuma mengandalkan serangan balik. Hasil pelanggaran di menit 11, membuat mereka mendapat tendangan bebas. Sepakan Zulkifli Syukur yang mengarah ke pojok kanan atas, cukup merepotkan kiper Adilson Maringa. Tapi ia masih bisa menepisnya untuk menggagalkan gol Juku Eja.
Sampai menit 20, PSM Makassar perlahan keluar dari tekanan. Ferdinand Sinaga dkk mulai sedikit demi sedikit membongkar pertahanan Arema. Namun barisan belakang Singo Edan masih solid.
Memiliki kualitas pemain lebih baik, membuat Arema mudah menembus pertahanan Juku Eja. Menit 28, Singo Edan hampir saja membuka keunggulan lewat tendangan Bagas Adi yang menyentuh mistar.
Namun kedua tim gagal memanfaatkan peluang yang didapatnya hingg turun minum. Skor 0-0 pun mewarnai duel Arema dengan PSM Makassar ini sampai babak pertama.
Pada babak kedua, kedua tim mulai bermain terbuka. Baik PSM Makassar dan Arema saling jual beli serangan. Silih berganti memberikan tekanan.
Menit 70, PSM Makassar mendapatkan dua peluang beruntun yang cukup membahayakan pertahanan Arema. Yakob Sayuri berhasil mendapatkan peluang, imbas kesalahan barisan belakang lawan.
Sayangnya Yakob yang sudah berhadapan dengan Maringa gagal mencetak gol. Sepakannya masih bisa ditepis oleh kiper asal Brasil itu.
Hanya semenit berselang, giliran Rizky Eka yang mendapatkan peluang di depan gawang Arema. Sepakannya sudah berhasil mengelabui Maringa, namun masih membentur mistar gawang.
Baca juga: Deretan Kapten Utama PSM Makassar dari Tahun ke Tahun
Malahan Arema yang berhasil memecah kebuntuan di menit 85. Melalui skema sepakan pojok, Carlos Fortes akhirnya mampu mencatatkan namanya di papan skor. Akor 1-0 untuk keunggulan Singo Edan.
Selepas gol ini, PSM Makassar memilih keluar menyerang. Namun upayanya selalu kandas. Mereka pun gagal mencetak gol penyama kedudukan di laga ini.
Arema juga tak bisa mencetak gol kedua sampai laga selesai. Skor 1-0 untuk kekalahan PSM Makassar harus diterima dengan terpaksa.
Pelatih PSM Makassar, Joop Gall mengaku kecewa dengan hasil ini. Padahal ia bersama anak asuhnya sudah menargetkan bisa mengakhiri kompetisi dengan manis.
"Meski Arema tim yang bagus, memiliki skuat yang bagus dan sempat bersiang di papan atas, nyatanya kitabisa memberikan perlawanan yang berat juga kepada mereka," kata Gall dalam sesi konferensi pers usai laga, kemarin.
Gall menyayangkan timnya masih saja melakukan kesalahan yang sama di laga ini. Dimana banyak peluang terbuang percuma, dan gagal dikonversi menjadi gol.
"Saat kita mendapatkan peluang, harusnya bisa dimaksimalkan dengan baik. Karena kalau kita sia-siakan, maka lawan kemudian bisa mendapatkan juga peluang. Dimana mereka bisa langsung memanfaatkannya menjadi gol," ujar Gall.
Baca juga: Prestasi PSM Makassar di Liga Indonesia, Sekali Juara dan 5 Kali Runner-Up
Pemain Arema, Johan Alfarizi cukup puas dengan hasil ini. Target tiga poin yang dibidik sebelum laga, akhirnya tercapai.
"Saya merasa bersyukur menutup kompetisi dengan kemenangan. Makasih semua pemain, ofisial dan pelatih yang telah berjuang sampai detik ini," tandasnya.
PSM Makassar kalah 1-0 atas Arema FC di pekan 34 Liga 1 2021/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Rabu (30/3/2022) malam tadi. Hasil minor ini tak sesuai target awal tim yang sejatinya menargetkan kemenangan di akhir kompetisi.
Baca juga: Daftar Pelatih Terbaik PSM Makassar, Syamsuddin Umar Bawa Dua Kali Juara
Hasil ini membuat PSM Makassar, bertengger di posisi 13 dengan koleksi 38 poin. Juku Eja menutup kompetisi dengan catatan 8 kemenangan, 14 imbang dan 12 kekalahan.
Arema mendominasi pertandingan di awal babak pertama. Selama 10 menit awal, Singo Edan terus menggempur pertahanan PSM Makassar. Beruntung Hasim Kipuw dkk masih bisa meredamnya.
PSM Makassar cuma mengandalkan serangan balik. Hasil pelanggaran di menit 11, membuat mereka mendapat tendangan bebas. Sepakan Zulkifli Syukur yang mengarah ke pojok kanan atas, cukup merepotkan kiper Adilson Maringa. Tapi ia masih bisa menepisnya untuk menggagalkan gol Juku Eja.
Sampai menit 20, PSM Makassar perlahan keluar dari tekanan. Ferdinand Sinaga dkk mulai sedikit demi sedikit membongkar pertahanan Arema. Namun barisan belakang Singo Edan masih solid.
Memiliki kualitas pemain lebih baik, membuat Arema mudah menembus pertahanan Juku Eja. Menit 28, Singo Edan hampir saja membuka keunggulan lewat tendangan Bagas Adi yang menyentuh mistar.
Namun kedua tim gagal memanfaatkan peluang yang didapatnya hingg turun minum. Skor 0-0 pun mewarnai duel Arema dengan PSM Makassar ini sampai babak pertama.
Pada babak kedua, kedua tim mulai bermain terbuka. Baik PSM Makassar dan Arema saling jual beli serangan. Silih berganti memberikan tekanan.
Menit 70, PSM Makassar mendapatkan dua peluang beruntun yang cukup membahayakan pertahanan Arema. Yakob Sayuri berhasil mendapatkan peluang, imbas kesalahan barisan belakang lawan.
Sayangnya Yakob yang sudah berhadapan dengan Maringa gagal mencetak gol. Sepakannya masih bisa ditepis oleh kiper asal Brasil itu.
Hanya semenit berselang, giliran Rizky Eka yang mendapatkan peluang di depan gawang Arema. Sepakannya sudah berhasil mengelabui Maringa, namun masih membentur mistar gawang.
Baca juga: Deretan Kapten Utama PSM Makassar dari Tahun ke Tahun
Malahan Arema yang berhasil memecah kebuntuan di menit 85. Melalui skema sepakan pojok, Carlos Fortes akhirnya mampu mencatatkan namanya di papan skor. Akor 1-0 untuk keunggulan Singo Edan.
Selepas gol ini, PSM Makassar memilih keluar menyerang. Namun upayanya selalu kandas. Mereka pun gagal mencetak gol penyama kedudukan di laga ini.
Arema juga tak bisa mencetak gol kedua sampai laga selesai. Skor 1-0 untuk kekalahan PSM Makassar harus diterima dengan terpaksa.
Pelatih PSM Makassar, Joop Gall mengaku kecewa dengan hasil ini. Padahal ia bersama anak asuhnya sudah menargetkan bisa mengakhiri kompetisi dengan manis.
"Meski Arema tim yang bagus, memiliki skuat yang bagus dan sempat bersiang di papan atas, nyatanya kitabisa memberikan perlawanan yang berat juga kepada mereka," kata Gall dalam sesi konferensi pers usai laga, kemarin.
Gall menyayangkan timnya masih saja melakukan kesalahan yang sama di laga ini. Dimana banyak peluang terbuang percuma, dan gagal dikonversi menjadi gol.
"Saat kita mendapatkan peluang, harusnya bisa dimaksimalkan dengan baik. Karena kalau kita sia-siakan, maka lawan kemudian bisa mendapatkan juga peluang. Dimana mereka bisa langsung memanfaatkannya menjadi gol," ujar Gall.
Baca juga: Prestasi PSM Makassar di Liga Indonesia, Sekali Juara dan 5 Kali Runner-Up
Pemain Arema, Johan Alfarizi cukup puas dengan hasil ini. Target tiga poin yang dibidik sebelum laga, akhirnya tercapai.
"Saya merasa bersyukur menutup kompetisi dengan kemenangan. Makasih semua pemain, ofisial dan pelatih yang telah berjuang sampai detik ini," tandasnya.
(luq)
Lihat Juga :