alexametrics

Boullier : Tindakan Grosjean tak perlu dikhawatirkan

loading...
Boullier : Tindakan Grosjean tak perlu dikhawatirkan
Grosjean menjadi penyebab kecelakaan di GP Monaco, Minggu (26/6) kemarin, ketika dirinya menabrak pembalap Toro Rosso / Istimewa
A+ A-
Sindonews.com - Tim Principal Lotus Renault, Eric Boullier memiliki keyakinan yang besar jika pembalapnya Romain Grosjean tidak akan trauma setelah dirinya mengalami insiden kecelakaan di Grand Prix Monaco, Minggu (26/5) kemarin.

Diketahui, dalam balapan tersebut Grosjean menjadi pembalap yang menyebabkan insiden kecelakaan tersebut terjadi. Peristiwa itu berawal ketika ia menabrak Daniel Ricciardo (Toro Rosso), tepat di lap ke-62. Akibatnya keduanya tak mampu menyelesaikan lomba.

FIA pun mengeluarkan pernyataan bahwa Grosjean yang menyebabkan tabrakan ini dan dikenakan hukuman. Grosjean mendapat sanksi turun 10 peringkat untuk balapan berikutnya, yaitu Grand Prix Kanada, bulan depan.



Namun Boullier tetap memberikan motivasi yang besar kepada anak didiknya itu. Bahkan ia akan tetap mengawasi kecepatan jet darat yang dikendarainya tersebut seperti yang pernah dilakukannya dengan baik di balapan pertama musim ini.

"Kami akan duduk dengan Grosjean (komunikasi) dan mari kita menyelesaikan masalah ini. Ini selalu cerita yang sama, terutama di Monaco. Dia memiliki kecepatan, kita bisa melihatnya. Saya pikir kami hanya perlu untuk mendinginkan suasana dan sekarang adalah saat yang tepat untuk melakukan diskusi ketika kita kembali ke pabrik," tutur Boullier seperti dilansir ESPNF1, Selasa (28/5/2013).

Ketika ditanya apakah tim merasa khawatir melihat akhir pekan yang buruk ketika pembalap mereka menjadi penyebab kecelakaan tersebut. Boullier mengaku tidak, pasalnya ia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Bahkan kejadian ini sudah ia alami pada tahun lalu, sehingga dirinya mungkin bisa mengatasi frustasi seperti ini.

"Tidak, itu tidak perlu untuk khawatirkan. Grosjean melakukan pekerjaan yang besar selama musim dingin, dan masalah ini sempat dilaminya di tahun lalu. Saya pikir itu hanya sebuah frustrasi yang terkadang bisa pergi dengan cepat. Ia hanya perlu membangun dirinya dan mengatakan bahwa, ia adalah pembalap yang cepat dan dia dapat memberikan beberapa besar hasil," tutupnya.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak