Petenis Rusia Rublev Sebut Larangan Wimbledon Bentuk Diskriminasi
Jum'at, 22 April 2022 - 23:01 WIB
loading...
Petenis Rusia Rublev Sebut Larangan Wimbledon Bentuk Diskriminasi. Foto: REUTERS/Jed Leicester/File Photo
A
A
A
LONDON - Petenis peringkat delapan dunia Andrey Rublev menyebut larangan Wimbledon terhadap petenis Rusia dan Belarus "sepenuhnya diskriminasi," sementara federasi tenis Belarus mengatakan keputusan itu hanya akan "menghasut kebencian."
"Alasan yang mereka (Wimbledon) berikan kepada kami tidak masuk akal, itu tidak logis," kata Rublev di sela acara ATP Beograd, dikutip Antara, Jumat (22/4/2022).
Baca Juga: Djokovic Kritik Larangan Petenis Rusia Tampil di Wimbledon
"Apa yang terjadi sekarang adalah sepenuhnya diskriminasi terhadap kami."
Wimbledon melarang semua petenis Rusia dan Belarus untuk ambil bagian dalam turnamen Grand Slam tersebut tahun ini sebagai tanggapan atas invasi Ukraina.
Keputusan itu membuat Rublev serta rekan senegaranya peringkat dua dunia Daniil Medvedev dan peringkat keempat putri Aryna Sabalenka dari Belarus absen dalam turnamen yang akan digelar pada 27 Juni-10 Juli 2022 itu.
"Alasan yang mereka (Wimbledon) berikan kepada kami tidak masuk akal, itu tidak logis," kata Rublev di sela acara ATP Beograd, dikutip Antara, Jumat (22/4/2022).
Baca Juga: Djokovic Kritik Larangan Petenis Rusia Tampil di Wimbledon
"Apa yang terjadi sekarang adalah sepenuhnya diskriminasi terhadap kami."
Wimbledon melarang semua petenis Rusia dan Belarus untuk ambil bagian dalam turnamen Grand Slam tersebut tahun ini sebagai tanggapan atas invasi Ukraina.
Keputusan itu membuat Rublev serta rekan senegaranya peringkat dua dunia Daniil Medvedev dan peringkat keempat putri Aryna Sabalenka dari Belarus absen dalam turnamen yang akan digelar pada 27 Juni-10 Juli 2022 itu.
Lihat Juga :