Nasib Eki Febri Masih Terkatung-katung Jelang SEA Games 2021
Kamis, 05 Mei 2022 - 09:08 WIB
loading...
Eki Erawati Febri saat mewakili Jawa Barat dalam nomor Tolak Peluru Putri Kejurnas Atletik 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Kamis (1/8/2019). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pd
A
A
A
JAKARTA - Nasib atlet Eki Febri Erawati di SEA Games Hanoi, Vietnam, masih belum jelas. Atlet tolak peluru andalan Indonesia itu terancam tidak tampil karena jumlah kontestan kurang pada nomor yang dia ikuti.
Dari hasil Delegation Registration Meeting di Hanoi, Selasa (3/5/2022), nomor tolak peluru putri tidak diperlombakan. Tolak peluru putri dan lontar martil putra dari cabang olahraga atletik, serta bola tangan pantai putri hanya diikuti masing-masing dari dua negara. Jumlah tersebut kurang dari ketentuan yakni tiga negara peserta.
Baca Juga: Atletik Indonesia Targetkan 7 Emas di SEA Games 2021 di Vietnam
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tanjung mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terkait nasib Eki Febri Erawati.
"Peserta hanya Indonesia dan Thailand. Kami masih menunggu petunjuk dari KOI terkait keberangkatan Eki," kata Tigor Tanjung dikutip Antara.
Tigor pun menyayangkan jika benar tolak peluru hanya diikuti dua negara. "Saya menyayangkan kenapa Vietnam tidak menurunkan wakilnya," kata Tigor menambahkan.
Untuk diketahui, tolak peluru adalah bagian dari cabang olahraga atletik yang dilombakan di Olimpiade sejak 1896 di Athena, Yunani.
Dari hasil Delegation Registration Meeting di Hanoi, Selasa (3/5/2022), nomor tolak peluru putri tidak diperlombakan. Tolak peluru putri dan lontar martil putra dari cabang olahraga atletik, serta bola tangan pantai putri hanya diikuti masing-masing dari dua negara. Jumlah tersebut kurang dari ketentuan yakni tiga negara peserta.
Baca Juga: Atletik Indonesia Targetkan 7 Emas di SEA Games 2021 di Vietnam
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Tigor Tanjung mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk Komite Olimpiade Indonesia (KOI) terkait nasib Eki Febri Erawati.
"Peserta hanya Indonesia dan Thailand. Kami masih menunggu petunjuk dari KOI terkait keberangkatan Eki," kata Tigor Tanjung dikutip Antara.
Tigor pun menyayangkan jika benar tolak peluru hanya diikuti dua negara. "Saya menyayangkan kenapa Vietnam tidak menurunkan wakilnya," kata Tigor menambahkan.
Untuk diketahui, tolak peluru adalah bagian dari cabang olahraga atletik yang dilombakan di Olimpiade sejak 1896 di Athena, Yunani.
Lihat Juga :