Kemenpora Didesak Berangkatkan Atlet di 14 Cabang ke SEA Games 2021
Kamis, 05 Mei 2022 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
Peluang prestasi, dikatakan pria yang akrab disapa Bang Aam ini, bisa jadi juga diraih oleh atlet dari berbagai cabang atlet lain yang dibatalkan berangkat.
Ia pun mengaku heran dengan argumentasi Kemenpora dan tim yang ditunjuk untuk menentukan siapa saja atlet yang akhirnya diberangkatkan.
Menurutnya, selama ini banyak atlet yang cukup mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia internasional. Oleh sebab itu, amat disayangkan bila mereka tak bisa bermain dalam pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara itu hanya karena konflik internal di federasinya.
"Alasan-alasan yang dimiliki Kemenpora harusnya tidak sepihak, harusnya bisa mengupayakan para atlet bertanding di ajang SEA Games 2021. Saya yakin mereka bisa membawa harum nama Indonesia di SEA Games 2021," kata Haerul Amri kepada wartawan.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem bidang Pemuda dan Olahraga ini menyebutkan masalah organisasi yang terjadi di federasi seperti dalam Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) tak boleh mengorbankan para atlet. Imbasnya, atlet terkesan dikorbankan sehingga tidak punya kesempatan untuk memberi kontribusi positif terhadap pembangunan olahraga.
Ia berpendapat, seharusnya adanya masalah dan alasan-alasan yang disampaikan oleh Tim review perlu dibahas bersama banyak pihak, salah satunya Komisi X DPR RI.
Pria yang juga Wakil Ketua Umum PP GP Ansor ini mengatakan bahwa Indonesia dibangun atas dasar semangat gotong royong. Apalagi, dalam sejarahnya dalam keadaan terbatas, negeri ini bisa merebut kemerdekaaannya pada 17 agustus 1945 silam.
Artinya, kata Bang Aam, seluruh pihak harus menyadari bahwa alasan biaya atau anggaran tidak relevan jadi alasan pembatalan keberangkatan atlet.
Ia pun mengaku heran dengan argumentasi Kemenpora dan tim yang ditunjuk untuk menentukan siapa saja atlet yang akhirnya diberangkatkan.
Menurutnya, selama ini banyak atlet yang cukup mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia internasional. Oleh sebab itu, amat disayangkan bila mereka tak bisa bermain dalam pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara itu hanya karena konflik internal di federasinya.
"Alasan-alasan yang dimiliki Kemenpora harusnya tidak sepihak, harusnya bisa mengupayakan para atlet bertanding di ajang SEA Games 2021. Saya yakin mereka bisa membawa harum nama Indonesia di SEA Games 2021," kata Haerul Amri kepada wartawan.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem bidang Pemuda dan Olahraga ini menyebutkan masalah organisasi yang terjadi di federasi seperti dalam Pengurus Pusat (PP) Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) tak boleh mengorbankan para atlet. Imbasnya, atlet terkesan dikorbankan sehingga tidak punya kesempatan untuk memberi kontribusi positif terhadap pembangunan olahraga.
Ia berpendapat, seharusnya adanya masalah dan alasan-alasan yang disampaikan oleh Tim review perlu dibahas bersama banyak pihak, salah satunya Komisi X DPR RI.
Pria yang juga Wakil Ketua Umum PP GP Ansor ini mengatakan bahwa Indonesia dibangun atas dasar semangat gotong royong. Apalagi, dalam sejarahnya dalam keadaan terbatas, negeri ini bisa merebut kemerdekaaannya pada 17 agustus 1945 silam.
Artinya, kata Bang Aam, seluruh pihak harus menyadari bahwa alasan biaya atau anggaran tidak relevan jadi alasan pembatalan keberangkatan atlet.
Lihat Juga :