Profil Jose Mourinho, Pelatih Pertama yang Cicipi 3 Final Berbeda Kompetisi Eropa

Jum'at, 06 Mei 2022 - 20:01 WIB
loading...
Profil Jose Mourinho,...
Profil Jose Mourinho, Pelatih Pertama yang Cicipi 3 Final Berbeda Kompetisi Eropa. Foto: Daily Mail
A A A
ROMA - Jose Mourinho berhasil mengukir sejarah usai mengantarkan AS Roma ke final Liga Konferensi Europa 2021/2022 . Pelatih asal Portugal sekaligus mengukir rekor unik.

Mourinho tercatat sebagai pelatih pertama yang mencapai final Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi Europa. Uniknya, dia mencapai itu bersama empat klub berbeda yakni Porto, Inter Milan, Manchester United dan sekarang giliran Roma.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik AS Roma Tembus Final Liga Konferensi Europa 2021/2022

Teranyar, Mourinho membawa Roma ke Liga Konferensi Europa 2021/2022 usai mengalahkan Leicester City, Jumat (6/4/2022). Mourinho juga mengukir rekor laga semifinal di kompetisi Eropa menjadi 15 kali menang dalam 23 pertandingan.

Pelatih berjuluk The Spesial Onetentunya ingin melanjutkan catatan manis saat berhadapan melawan Feyenoord di final Liga Konferensi Europa. Jika berhasil mengangkat trofi, Mourinho akan menjadi pelatih pertama yang pernah mengangkat trofi Liga Champions, Liga Europa, dan Liga Konferensi Europa.

Mourinho yang bernama lengkap Jose Mario dos Santos Felix Mourinho lahir pada 26 Januari 1963 di Setubal, Portugal, dari pasangan Maria Julia Carrajola dos Santos dan Felix Mourinho. Ayah Mou sebetulnya adalah penjaga gawang kenamaan.

Pada 1989, pelatih bertinggi badan 174 cm ini menikahi Matilde "Tami" Farida, wanita yang dipacarinya sejak masih kanak-kanak. Pasangan ini kemudian dikaruniai dua anak, Matilde dan Jose Mario Jr.

Karier yang Pasang Surut
Profil Jose Mourinho, Pelatih Pertama yang Cicipi 3 Final Berbeda Kompetisi Eropa

Selama karier kepelatihannya, Mourinho telah dianugerahi gelar pelatih klub terbaik dunia sebanyak empat kali. Gelar tersebut pertama kali Mourinho dapatkan saat di FC Porto pada 2004.

Keberhasilannya menjuarai Liga Champions bersama FC Porto membuat Chelsea kepincut dengannya. Alhasil, dia pun sukses memberikan gelar Liga Inggris bagi The Blues pada musim 2004/2005.

Mourinho kembali mendapatkan gelar pelatih klub terbaik saat itu. Prestasi tersebut membuatnya mulai dipandang sebagai manajer elite Eropa.

Setelah cukup lama tak mendapatkan gelar individu, Jose Mourinho kembali merengkuh gelar pelatih klub terbaik dunia kala menukangi Inter Milan pada musim 2009/2010.

Saat itu pelatih berusia 59 tahun membawa Nerazzurri memenangi treble winner. Performa gila Jose Mourinho di Inter Milan membuat Florentino Perez membajaknya ke Santiago Bernabeu.

Tak perlu waktu lama ia langsung sukses memberikan gelar Liga Spanyol 2011-2012. Titel Liga Spanyol tersebut kembali membuatnya dianugerahi pelatih klub terbaik dunia dengan mengalahkan beberapa pelatih top.

Jose Mourinho mengalami penurunan performanya bersama beberapa klub asuhannya, termasuk ketika membesut Manchester United. Namun, saat menukangi Setan Merah, Mourinho berhasil memenangi trofi Liga Europa 2016/2017.

Kini, Mourinho tinggal selangkah lagi merengkuh gelar Liga Konferensi Europa 2021/2022. The Special One akan membawa AS Roma tampil ganas di laga kontra Feyenoord, 26 Mei 2022 mendatang.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paris Mencekam, Ratusan...
Paris Mencekam, Ratusan Suporter PSG Diamankan Polisi dalam Perayaan Gelar Liga Champions
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026, Bawa Pulang Hadiah Rp447 Miliar
Daftar Juara Liga Champions:...
Daftar Juara Liga Champions: PSG Ukir Sejarah dengan Gelar Beruntun
PSG Juara Liga Champions...
PSG Juara Liga Champions 2026 usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti
PSG vs Arsenal Imbang...
PSG vs Arsenal Imbang 1-1, Final Liga Champions Berlanjut ke Extra Time
Arsenal Ungguli PSG...
Arsenal Ungguli PSG 1-0 di Babak Pertama Final Liga Champions
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Wasit Jerman Daniel...
Wasit Jerman Daniel Siebert Pimpin Final Liga Champions PSG vs Arsenal
Semifinal Liga Champions:...
Semifinal Liga Champions: Arsenal vs Atletico Madrid, PSG Bentrok Bayern Munich
Special Bola
Pamit dari Persib Bandung...
Liga Indonesia
Pamit dari Persib Bandung demi Menit Bermain, Alfeandra Dewangga Tulis Pesan Menyentuh
Rekor Gol Piala Dunia...
Bola Dunia
Rekor Gol Piala Dunia Lionel Messi Diklaim Tidak Sah oleh Peter Schmeichel
Kisah Sedih Jeremy Doku,...
Bola Dunia
Kisah Sedih Jeremy Doku, Pemain Belgia yang Dikritik karena Ingin Tinggalkan Piala Dunia 2026 demi Kelahiran Anak Pertama
Rekomendasi
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Berita Terkini
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Inggris vs Ghana: The...
Inggris vs Ghana: The Three Lions Menuju Rekor Baru
Mbappe Ungkap Momen...
Mbappe Ungkap Momen Terjebak 2 Jam di Ruang Ganti
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved