Bersaing di Grup Neraka, Timnas U-16 Tak Boleh Kehilangan Motivasi

loading...
Bersaing di Grup Neraka, Timnas U-16 Tak Boleh Kehilangan Motivasi
Meski terbilang masuk grup neraka, pelatih Timnas U-16 Bima Sakti meminta skuat Merah Putih optimistis dan membekali diri dengan motivasi. Foto: Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indonesia akan bersaing dengan Jepang, Arab Saudi, dan China di putaran final Piala Asia U-16 2020. Meski terbilang grup neraka, pelatih Timnas U-16 Bima Sakti meminta skuat Merah Putih optimistis dan membekali diri dengan motivasi tinggi.

Dalam bincang bersama SINDOnews lewat fitur Live Instagram, Senin (22/6/2020) malam WIB, Bima Sakti mengaku masih mencari komposisi untuk skuat Garuda Asia. Tim pelatih punya kriteria khusus untuk masing-masing posisi yang dibutuhkan untuk membangun skuat. (Baca juga: Hasil Drawing Piala Asia U-16 2020)

Bima mengatakan Timnas Indonesia U-16 butuh striker haus gol yang mau bekerja keras menjemput bola dan membantu pertahanan. Skuat Garuda juga membutuhakan gelandang kreatif dan pemain bertahan yang disiplin menjaga wilayah pertahanan.

“Saat ini kriteria seperti itu baru 80 sampai 90%” kata Coach Bima. (Lihat Grafis: Sepak Bola Nasional Tanpa Penonton, Apa Mungkin?)

Rencananya penyisihan grup Piala Asia U-16 akan berlangsung di Bahrain, 16 September hingga 3 Oktober 2020. Namun, pandemi virus corona memaksa pertandingan digeser jadi 25 November - 3 Oktober 2020.



"Pengunduran event ini jadi bikin kami punya lebih banyak waktu untuk persiapan,” kata Bima Sakti.

Timnas Indonesia U-16 akan mengawali perjuangan di Grup D dengan menghadapi Arab Saudi pada 17 November 2020. Tiga hari setelahnya, Skuat Garuda menghadapi China, dan pada 3 Desember 2020

Jepang dianggap punya postur mirip Indonesia tetapi unggul dalam teknik permainan. Arab Saudi punya kelebihan dari postur badan serta mudah memprovokasi lawan dengan mengulur-ulur waktu. Sedangkan China merupakan lawan tangguh yang sudah sangat mengenal karakter permainan Timnas Indonesia.

“Tapi saya pikir ada yang lebih penting dari teknik, yaitu motivasi,” lanjut Coach Bima.

Soal motivasi, Bima Sakti punya treatment khusus untuk anak-anak asuhnya. Selain meminta mereka bijak menerima pujian dan kritikan, pemain Timnas Indonesia U-16 juga diarahkan untuk banyak beribadah kepada Tuhan dan bertanding untuk membahagiakan orang tua masing-masing.

“Saya pikir cara paling sederhana untuk memotivasi pemain seusia mereka adalah dengan mengatakan bahwa: semua usaha dan prestasi di lapangan akan membuat orang tua kita bangga,” kata Bima.



Bima Sakti juga meminta pemainnya menjaga pola makan, disiplin, mau bekerja keras, komunikatif, dan selalu rendah hati sebagai cara menuju sukses. (Baca juga: AFC Undur Piala AFC U-16 2020, Bima Sakti: Ada Positifnya)
(sha)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top