alexametrics

Mabuk, seorang suporter tewas jatuh dari stadion

loading...
Mabuk, seorang suporter tewas jatuh dari stadion
Suporter San Francisco 49ers ketika mendukung tim kesayangannya / nydailynews
A+ A-
Sindonews.com - Ini mungkin bisa jadi peringatan terhadap para suporter rugby atau sepak bola, agar tidak dalam kondisi mabuk ketika mendukung tim kesayangannya di dalam stadion, jika tidak ingin bernasib sama seperti yang terjadi pada seorang suporter tim NFL, San Francisco 49ers.

Seorang pria pendukung 49ers bernasib nahas, dia terjatuh dari stadion Candlestick Park di San Francisco, saat mendukung tim kesayangannya melawan Green Bay Packers, Minggu (8/9) waktu setempat. Pria yang identitasnya beum diketahui itu terjatuh, tak lama setelah kickoff pertandingan.

Tak lama setelah pria itu terjatuh, petugas medis di stadion sempat berusaha untuk memberi pertolongan pertama, namun tak lama kemudian korban meninggal dunia, akibat luka-luka yang dialami korban.



Stasiun televisi lokal KTVU melaporkan bahwa polisi telah meminta keterangan terhadap beberapa saksi yang mengaku melihat pria itu jatuh ke trotoar. Dan dari para saksi itu diketahui jika sang korban tampak mabuk pada saat kejadian.

Menurut polisi, pria nahas itu mengalami luka serius dan masih belum ada perkiraan dia terjatuh dari ketinggian berapa. Dia dinyatakan meninggal sebelum ambulans datang untuk mengantar dia ke rumah sakit setempat.

Pria tersebut benar-benar nahas, karena dia tidak bisa bergabung bersama suporter 49ers-Packers yang lain untuk merayakan kemenangan tim idolanya dengan skor 34-28 atas Packers.

Sementara itu, dalam sebuah pernyataan, juru bicara 49ers, Bob Lange, mengungkapkan bahwa pihak klub telah mengetahui musibah yang tengah menimpa salah satu suporternya. "Kami ingin menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga selama masa berkabung ini," tulisnya dalam pernyataan tersebut.
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak