Perolehan Angka Ditikung Real Madrid, Barca Kini Bergantung Nasib Baik
Selasa, 23 Juni 2020 - 09:29 WIB
loading...
A
A
A
Ketika melawan Sevilla, Sabtu (20/6), mereka hanya melakukan 193 operan. Meskipun mendominasi penguasaan bola (64%), Barca kurang kreativitas di lini serang. Selain itu, lini pertahanan begitu mudah ditembus. (Baca juga: Berhasil Kudeta Barcelona, Zidane: Real Madrid Pantas Menang)
Beruntung penjaga gawang Marc Andre Ter Stegen tampil gemilang. Dia berhasil melakukan empat penyelamatan brilian saat Sevilla menggempur gawangnya, masalah serupa pernah terjadi di era Valverde.
Lalu, janji Setien memaksimalkan pemain-pemain akademi juga belum terealisasi. Ansu Fati, Riqui Puig, Ronald Araujo, dan Alex Collado minim diberikan kesempatan seperti yang mereka alami bersama Valverde. Performa kurang meyakinkan Barca berbanding lurus dengan kesulitan mereka meraih hasil bagus dengan gagal mencetak gol terutama di beberapa pertandingan tandang melawan tim-tim besar Primera Liga di antaranya kalah 0-2 dari Valencia (25/1), 0-1 dari Athletic Bilbao (6/2), 0-2 dari Real Madrid (2/3), serta ditahan tanpa gol oleh Sevilla. (Lihat videonya: Mengejutkan! Pulau Malambar di Mamuju Dijual Rp2 Miliar)
Kekecewaan begitu dirasakan bek Gerard Pique. Dia mengatakan kinerja timnya melawan Sevilla tidak terlalu bagus karena tidak mampu mencetak gol meski memiliki peluang cukup banyak. Pique menganggap Barca semakin sulit mempertahankan gelar karena Madrid berpotensi besar menggagalkan ambisi mereka. “Dari apa yang kami lihat dalam dua pertandingan terakhir, itu akan sulit. Hasil imbang melawan Sevilla membuat gelar juara Primera Liga tidak lagi bergantung kepada kami,” kata Pique, dilansir Marca.
Menyadari kekecewaan Pique, Setien coba meredakan ketegangan yang ada. Dia mengungkapkan sangat wajar jika pemain merasa frustrasi karena gagal mendapatkan kemenangan. Setien menegaskan Barca masih berada dalam posisi bagus menjadi juara dan menganggap pada periode saat ini, tim mana pun bisa terpeleset, termasuk Madrid.
Juru taktik berusia 61 tahun tersebut memilih berkonsentrasi mempersiapkan timnya agar mampu meraih kemenangan saat menjamu Athletic di Camp Nou, dini hari nanti.
Beruntung penjaga gawang Marc Andre Ter Stegen tampil gemilang. Dia berhasil melakukan empat penyelamatan brilian saat Sevilla menggempur gawangnya, masalah serupa pernah terjadi di era Valverde.
Lalu, janji Setien memaksimalkan pemain-pemain akademi juga belum terealisasi. Ansu Fati, Riqui Puig, Ronald Araujo, dan Alex Collado minim diberikan kesempatan seperti yang mereka alami bersama Valverde. Performa kurang meyakinkan Barca berbanding lurus dengan kesulitan mereka meraih hasil bagus dengan gagal mencetak gol terutama di beberapa pertandingan tandang melawan tim-tim besar Primera Liga di antaranya kalah 0-2 dari Valencia (25/1), 0-1 dari Athletic Bilbao (6/2), 0-2 dari Real Madrid (2/3), serta ditahan tanpa gol oleh Sevilla. (Lihat videonya: Mengejutkan! Pulau Malambar di Mamuju Dijual Rp2 Miliar)
Kekecewaan begitu dirasakan bek Gerard Pique. Dia mengatakan kinerja timnya melawan Sevilla tidak terlalu bagus karena tidak mampu mencetak gol meski memiliki peluang cukup banyak. Pique menganggap Barca semakin sulit mempertahankan gelar karena Madrid berpotensi besar menggagalkan ambisi mereka. “Dari apa yang kami lihat dalam dua pertandingan terakhir, itu akan sulit. Hasil imbang melawan Sevilla membuat gelar juara Primera Liga tidak lagi bergantung kepada kami,” kata Pique, dilansir Marca.
Menyadari kekecewaan Pique, Setien coba meredakan ketegangan yang ada. Dia mengungkapkan sangat wajar jika pemain merasa frustrasi karena gagal mendapatkan kemenangan. Setien menegaskan Barca masih berada dalam posisi bagus menjadi juara dan menganggap pada periode saat ini, tim mana pun bisa terpeleset, termasuk Madrid.
Juru taktik berusia 61 tahun tersebut memilih berkonsentrasi mempersiapkan timnya agar mampu meraih kemenangan saat menjamu Athletic di Camp Nou, dini hari nanti.
Lihat Juga :