Kemenpora Sambut Juara Dunia dan Pemecah Rekor Dunia Panjat Tebing Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin
Rabu, 01 Juni 2022 - 07:48 WIB
loading...
A
A
A
"Pak Menpora Amali menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para atlet yang sudah secara gigih berjuang untuk mencapai prestasi terbaik dan sudah dibuktikan melalui kejuaraan dunia ini, bukan hanya menjadi juara, namun mampu mencetak rekor baru pada nomor speed melalui ajang ini dan selalu menjaga prestasi ini serta jangan bosan untuk terus berlatih" ucap Chandra Bhakti.
Seperti diketahui, cabang olahraga (cabor) Panjat Tebing ini masuk dalam salah satu program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), terlebih nomor speed yang dimenangkan Katibin dan Veddriq ini akan dimainkan pada Olimpiade Paris 2024.
Terkait hal tersebut, Chandra Bhakti berharap dengan bertambahnya nomor dari cabor Panjat Tebing yang dimainkan pada Olimpiade Paris 2024 nanti, peluang Indonesia untuk mendulang medali emas lebih banyak dari Olimpiade episode sebelumnya, terlebih dari nomor yang dimenangkan oleh para wakil Indonesia ini.
"Keunggulan Indonesia melalui nomor speed dari cabor panjat tebing pada Olimpiade Paris 2024 nanti, memberikan kita harapan sekaligus bisa menambah medali bagi Indonesia, sehingga medali tidak hanya didapat dari cabor-cabor yang selama ini menyumbangkan medali bagi kontingen Merah Putih saja," harap Chandra Bhakti.
Lebih lanjut, Chandra Bhakti mengatakan dalam dukungan pemerintah, atlet yang memang masuk dalam cabor DBON akan melakukan pelatnas sepanjang tahun.
"Seperti Veddriq, Katibin dan pelatih Hendra Bashir, tentu mereka tidak akan istirahat lama. Mereka akan langsung mengikuti pelatnas dan periodeisasi dari tahapan-tahapan yang sudah ditetapkan, seperti nanti ada tryout lagi, mereka akan ikut dan pemerintah akan mendukung penuh secara optimal terhadap atlet-atlet yang memang sudah menunjukkan prestasi yang dipersiapkan untuk Olimpiade yang menjadi sasaran utama DBON," tuturnya.
"Atlet-atlet panjat tebing merupakan salah satu yang kita harapkan bisa tampil dan memberikan hasil terbaik di Olimpiade nanti. Inilah yang menjadi harapan kita, sehingga ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk bagaimana kita bisa menjaga stamina atlet ini tetap baik saat Olimpiade nanti, sehingga harus ada pengawasan dan kontrol yang ketat dari kita semua," pungkasnya.
Seperti diketahui, cabang olahraga (cabor) Panjat Tebing ini masuk dalam salah satu program Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), terlebih nomor speed yang dimenangkan Katibin dan Veddriq ini akan dimainkan pada Olimpiade Paris 2024.
Terkait hal tersebut, Chandra Bhakti berharap dengan bertambahnya nomor dari cabor Panjat Tebing yang dimainkan pada Olimpiade Paris 2024 nanti, peluang Indonesia untuk mendulang medali emas lebih banyak dari Olimpiade episode sebelumnya, terlebih dari nomor yang dimenangkan oleh para wakil Indonesia ini.
"Keunggulan Indonesia melalui nomor speed dari cabor panjat tebing pada Olimpiade Paris 2024 nanti, memberikan kita harapan sekaligus bisa menambah medali bagi Indonesia, sehingga medali tidak hanya didapat dari cabor-cabor yang selama ini menyumbangkan medali bagi kontingen Merah Putih saja," harap Chandra Bhakti.
Lebih lanjut, Chandra Bhakti mengatakan dalam dukungan pemerintah, atlet yang memang masuk dalam cabor DBON akan melakukan pelatnas sepanjang tahun.
"Seperti Veddriq, Katibin dan pelatih Hendra Bashir, tentu mereka tidak akan istirahat lama. Mereka akan langsung mengikuti pelatnas dan periodeisasi dari tahapan-tahapan yang sudah ditetapkan, seperti nanti ada tryout lagi, mereka akan ikut dan pemerintah akan mendukung penuh secara optimal terhadap atlet-atlet yang memang sudah menunjukkan prestasi yang dipersiapkan untuk Olimpiade yang menjadi sasaran utama DBON," tuturnya.
"Atlet-atlet panjat tebing merupakan salah satu yang kita harapkan bisa tampil dan memberikan hasil terbaik di Olimpiade nanti. Inilah yang menjadi harapan kita, sehingga ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk bagaimana kita bisa menjaga stamina atlet ini tetap baik saat Olimpiade nanti, sehingga harus ada pengawasan dan kontrol yang ketat dari kita semua," pungkasnya.
Lihat Juga :