Rayakan Satu Abad, PSHT Gelar Kejuaran Pencak Silat Bertaraf Internasional

Jum'at, 03 Juni 2022 - 01:01 WIB
loading...
Rayakan Satu Abad, PSHT Gelar Kejuaran Pencak Silat Bertaraf Internasional
Rayakan Satu Abad, PSHT Gelar Kejuaran Pencak Silat Internasional. Foto: IST
A A A
SABANG - Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) akan mengadakan berbagai kejuaraan pencak silat tingkat Internasional pada tahun ini. Kegiatan itu digelar dengan bertepatan memperingati Satu Abad Persaudaraan Setia Hati Terate yang jatuh pada 2 September 2022 mendatang.

Rangkaian kegiatan satu Abad PSHT ini akan berlangsung di seluruh Indonesia, dibagi menjadi beberapa kategori sesuai bidang masing-masing, termasuk bidang teknik pencak silat kejuaraan. Nantinya, PSHT akan menggelar beberapa kejuaraan antara lain Krida Internasional Setia Hati Terate Cup 2022, Festival Internasional Pencak Silat Seni 2022, dan Atraksi Kolosal Pencak Silat Setia Hati Terate.

Baca Juga: Kunjungi Vietnam, Prabowo Beri Dukungan untuk Tim Pencak Silat di SEA Games 2021

Selain itu, bidang organisasi akan menggelar agenda Sayembara, Penilaian Kinerja, serta Kirab Budaya Nusantara, Bidang kerohanian dan ke SH an melaksanakan Terate Doa Bersama, Pengajian Akbar Setia Hati Terate dan Sarasehan. Sedangkan bidang pengabdian masyarakat dan pemberdayaan anggota, melaksanakan acara Donor Darah, Khitanan Massal, Santunan Yatim dan Janda; Panggung Budaya Pencak Silat dan Budaya Daerah; Pagelaran Wayang Kulit.

Sedangkan Bidang Hubungan antar Lembaga dan Keamanan melaksanakan Upacara Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan Upacara Peringatan 100 Tahun atau Satu Abad Terate Emas untuk Dunia.

Puncak acara peringatan 100 Tahun atau Satu Abad Terate Emas untuk Dunia akan mengambil tempat di Graha Krida Budaya yang merupakan Padepokan Agung Persaudaraan Setia Hati Terate, Jalan Merak, Nomor 10 dan 17, Madiun, Jawa Timur.

Puncak acara yang digelar pada 2 September 2022 nantinya diiringi dengan Peresmian Monumen Satu Abad Terate Emas untuk Dunia, Atraksi Kolosal Pencak Silat Setia Hati Terate, dan Atraksi Kolosal Budaya Daerah.

“Peringatan satu abad ini mengambil tema Menjaga Konsistensi Jatidiri Setia Hati Terate dalam Memperkokoh Nilai-Nilai Kebangsaan dan Nasionalisme sebagai Pelopor Ajaran Budi Luhur," kata , Ketua Umum PSHT Moerdjoko HW dalam keterangan resminya.

Moerdjoko HW menjelaskan, dalam menyambut hajatan besar, berbagai kegiatan akan berlangsung secara beriringan di seluruh Indonesia (dari Sabang sampai Merauke) dan luar negeri. Bertepatan dengan rencana mulia tersebut, organisasi yang didirikan oleh Ki Hadjar Hardjo Oetomo pada 1922 ini telah merancang acara yang dilaksanakan dari tingkat pusat sampai tingkat rayon.

Ketua Umum PSHT ini juga menerangkan bahwa penyatuan tanah dan air dari seluruh wilayah Indonesia ini dimaksudkan untuk terus mengingatkan akan pentingnya persatuan dalam kebhinekaan, pentingnya terus memupuk tali persaudaraan dalam keberagaman, karena kodrat kebhinekaan inilah pondasi kebesaran PSHT dan kebesaran bangsa Indonesia.

“Agenda besar satu abad ini merupakan momentum sejarah perjalanan bagi organisasi PSHT guna menjaga marwah ajaran adat, tradisi dan aturan, demi tetap tegaknya panji-panji Setia Hati Terate di Bumi Pertiwi,” ujar Harsono Dewan Pusat PSHT.

Sementara itu, Didik Mukrianto warga PSHT tingkat II yang juga anggota DPR RI menyampaikan, 100 tahun perjalanan PSHT terus bertransformasi menjadi organisasi pencak silat yang kuat, berkarakter, inklusif dan dicintai masyarakat, serta terus mendedikasikan seluruh karya dan pengabdiannya untuk bangsa, negara dan masyarakat Indonesia.

“100 Tahun yang lalu, tepatnya di tahun 1922 PSHT didirikan oleh Pahlawan Perintis Kemerdekaan Kakang Mas Ki Hadjar Hardjo Oetomo sebagai sarana untuk melawan penjajah, membela rakyat dari berbagai penindasan dan memerdekakan Indonesia. Saat ini dengan jumlah warga yang melebihi 20 juta yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, PSHT akan terus konsisten untuk menjaga NKRI dari segala bentuk ancaman, tantangan, gangguan dan hambatan,” terang Didik.
(sto)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1375 seconds (11.210#12.26)