Langsung Klop, Apriyani/Fadia Ungkap Kunci Sukses Kompak di Lapangan

Sabtu, 11 Juni 2022 - 00:30 WIB
loading...
Langsung Klop, Apriyani/Fadia...
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti membeberkan kunci sukses kompak di lapangan/foto/Cikal Bintang
A A A
JAKARTA - Apriyani Rahayu / Siti Fadia Silva Ramadhanti membeberkan kunci sukses kompak di lapangan. Meski terhitung baru, tapi mereka cepat beradaptasi dan menjadi andalan ganda putri Indonesia.

Apriyani/Fadia dipasangkan pelatih Eng Hian (Didi) sebelum perhelatan SEA Games 2021, tepatnya pada Maret 2022. Fadia diplot menggantikan peran Greysia Polii yang akan pensiun. Namun yang mengejutkan, adaptasi duo Apriyani/Fadia berjalan dengan cepat.

Baca juga: Hasil Indonesia Masters 2022: Ganyang Wakil Malaysia, Anthony Ginting ke Semifinal

Bagaimana tidak, pada penampilan debut mereka, Apriyani/Fadia berhasil menyabet medali emas SEA Games 2021. Mereka mengalahkan dul Thailand, Benyapa Aimsaard/Nuntakarn Aimsaard di babak final.

Setelah sukses di SEA Games 2021, Apriyani/Fadia mengikuti turnamen Super 500, Indonesia Masters 2022 . Debut mereka di turnamen itu bisa dibilang apik sejauh ini lantaran berhasil menembus babak semifinal.

Baca juga: Hasil Indonesia Masters 2022: Fajar/Rian Buka Asa Ciptakan All Indonesia Final

Menanggapi keberhasilan itu, Apriyani/Fadia mengatakan rahasia adaptasi yang cepat adalah melalui komunikasi. Selain itu, Apriyani mengatakan faktor saling percaya juga menjadi kunci adaptasi.

"Mungkin dengan komunikasi (kuncinya). Itu yang membuat kita terbangun secara cepat dari awal," papar Apriyani kepada awak media di Istora Senayan, Jumat (10/6/2022).

"Karena kita sama-sama tahu ada potensi, itu yang membuat kita semakin menyatu karena saling percaya," tambahnya.

Senada dengan Apriyani, Fadia mengatakan kesuksesan adaptasinya dengan peraih emas Olimpiade 2020 itu tak terlepas dari komunikasi. Pemain berusia 21 tahun itu mengatakan senang diplot dengan Apriyani.

"Pasti sangat senang berpasangan dengan juara Olimpiade. Tapi, kita balik lagi dari nol. Satu sama lain ada yang kurang dan ada yang lebih," ujar Fadia.

"Kalau di lapangan aku menghargai Kakak Apri sebagai senior. Malah, aku yang ikut termotivasi," pungkasnya.
https://video.sindonews.com/play/51539/meski-kalah-jonatan-christie-tetap-dicintai-para-penggemar
(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Awas Jebakan
Terus Bergeliat untuk...
Liga Indonesia
Terus Bergeliat untuk Super League 2026-2027, Arema FC Pertahankan 2 Penjaga Gawangnya
Jadi Pelatih Oxford...
Liga Inggris
Jadi Pelatih Oxford United, Aaron Romeny Siap Antar Ole Romeny Dkk Berprestasi
Rekomendasi
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Berita Terkini
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved