Max Verstappen Diprediksi Bakal Pertahankan Gelar Juara Dunia Formula 1
Senin, 20 Juni 2022 - 21:38 WIB
loading...
Kemenangan pembalap Red Bull Racing Max Verstappen pada balapan di Formula 1 Kanada, Senin (20/6/2022) dini hari WIB, semakin menunjukkan betapa kompetitifnya jet darat RB18 di Sirkuit Montreal / Foto: Red Bull Racing
A
A
A
TANGERANG - Kemenangan pembalap Red Bull Racing Max Verstappen pada balapan di Formula 1 Kanada, Senin (20/6/2022) dini hari WIB, semakin menunjukkan betapa kompetitifnya jet darat RB18 di Sirkuit Montreal. Ini merupakan kemenangan keenam yang diraih pilot jet darat asal Belanda.
"Sangat menyenangkan di akhir balapan, di dua lap terakhir sangat menyenangkan. Saya tetap fokus dan mengerahkan sekuat tenaga. Memang sangat perlu perhitungan tepat menerapkan strategi karena sering keluarnya Safety Cars. Beruntung kami bisa menyelesaikan dengan baik," ujar Verstappen.
Namun, sangat disayangkan apa yang terjadi dengan Sergio Perez, terkendala sejak sesi kualifikasi berlanjut hingga pada jalannya balapan. Power unit mengalami masalah dan harus menepi di lintasan di awal lomba, membuat dirinya tak bisa mendapat tambahan poin untuk klasemen.
BACA JUGA: Max Verstappen Unggul 46 Poin, sang Juara F1 Tak Mau Mendahului Takdir
Perez pun mengaku kecewa dengan hasil tersebut. "Balapan kali ini sangat menyakitkan, pekan yang harus segera dilupakan. Saya ingin melupakan semuanya dan mulai fokus hadapi GP Inggris" tuturnya.
Sementara itu, Sri Adinegara selaku Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) mengatakan bahwa balapan di Formula 1 GP Kanada penuh dengan drama. Namun tim Red Bull akhirnya berhasil menerapkan strategi yang bagus untuk memenangkan Verstappen.
"Melihat jalannya balapan dengan beberapa kali Safety Cars tentunya tak mudah bagi Max Verstappen dan tim Red Bull Racing menerapkan strategi. Performa mobil RB18 yang dikendarai Verstappen bisa diandalkan sekaligus merayakan start ke-150 kali dengan kemenangan di F1. Sangat disayangkan apa yang terjadi dengan Segio Perez, dia tidak dapat menunjukkan dominasi di podium seperti seri-seri sebelumnya," ujar Sri Adinegara dalam keterangan persnya.
"Sangat menyenangkan di akhir balapan, di dua lap terakhir sangat menyenangkan. Saya tetap fokus dan mengerahkan sekuat tenaga. Memang sangat perlu perhitungan tepat menerapkan strategi karena sering keluarnya Safety Cars. Beruntung kami bisa menyelesaikan dengan baik," ujar Verstappen.
Namun, sangat disayangkan apa yang terjadi dengan Sergio Perez, terkendala sejak sesi kualifikasi berlanjut hingga pada jalannya balapan. Power unit mengalami masalah dan harus menepi di lintasan di awal lomba, membuat dirinya tak bisa mendapat tambahan poin untuk klasemen.
BACA JUGA: Max Verstappen Unggul 46 Poin, sang Juara F1 Tak Mau Mendahului Takdir
Perez pun mengaku kecewa dengan hasil tersebut. "Balapan kali ini sangat menyakitkan, pekan yang harus segera dilupakan. Saya ingin melupakan semuanya dan mulai fokus hadapi GP Inggris" tuturnya.
Sementara itu, Sri Adinegara selaku Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) mengatakan bahwa balapan di Formula 1 GP Kanada penuh dengan drama. Namun tim Red Bull akhirnya berhasil menerapkan strategi yang bagus untuk memenangkan Verstappen.
"Melihat jalannya balapan dengan beberapa kali Safety Cars tentunya tak mudah bagi Max Verstappen dan tim Red Bull Racing menerapkan strategi. Performa mobil RB18 yang dikendarai Verstappen bisa diandalkan sekaligus merayakan start ke-150 kali dengan kemenangan di F1. Sangat disayangkan apa yang terjadi dengan Segio Perez, dia tidak dapat menunjukkan dominasi di podium seperti seri-seri sebelumnya," ujar Sri Adinegara dalam keterangan persnya.
Lihat Juga :