Daud Yordan vs Panya Uthok: Ajang Pembuktian Cino
Kamis, 30 Juni 2022 - 23:59 WIB
loading...
Daud Yordan siap mengguncang Balai Sarbini dalam pertarungan perebutan sabuk juara WBC Asia Boxing Council Silver Super Lightweight melawan Panya Uthok (Thailand) di kelas 63,5kg, Jumat (1/6/2022) / Foto: MPI
A
A
A
JAKARTA - Daud Yordan siap mengguncang Balai Sarbini dalam pertarungan perebutan sabuk juara WBC Asia Boxing Council Silver Super Lightweight melawan Panya Uthok (Thailand) di kelas 63,5kg, Jumat (1/6/2022). Petinju yang dikenal julukan Cino tersebut menegaskan bahwa duel tersebut akan menjadi ajang pembuktian bahwa petinju Tanah Air tak kalah hebat dengan petinju luar.
Tentu saja, Panya bukanlah lawan yang mudah untuk dibungkam. Sebab, petinju asal Thailand ini pernah menjadi juara dunua WBO di kelasnya. Sejauh ini, Panya Uthok sudah meraih 54 kemenangan dengan 36 kemenangan KO/TKO, dan sudah merasakan 10 kali kalah KO.
Rentetan tersebut memperjelas bahwa Panya punya segudang pengalaman dalam dunia tinju internasional. Kendati demikian, Daud sama sekali tak goyah. Petinju berusia 35 tahun itu justru menyambut sangat antusias duel melawan Panya di atas ring tinju.
BACA JUGA: Bobot Seimbang, Daud Yordan Siap Pertahankan Gelar Lawan Panya Uthok
Daud mengungkapkan duel tersebut merupakan ajang pembuktian. Dia menegaskan bahwa petinju Indonesia bisa bersaing dengan petinju luar yang kaya akan pengalaman seperti Panya.
Tentu saja, Panya bukanlah lawan yang mudah untuk dibungkam. Sebab, petinju asal Thailand ini pernah menjadi juara dunua WBO di kelasnya. Sejauh ini, Panya Uthok sudah meraih 54 kemenangan dengan 36 kemenangan KO/TKO, dan sudah merasakan 10 kali kalah KO.
Rentetan tersebut memperjelas bahwa Panya punya segudang pengalaman dalam dunia tinju internasional. Kendati demikian, Daud sama sekali tak goyah. Petinju berusia 35 tahun itu justru menyambut sangat antusias duel melawan Panya di atas ring tinju.
BACA JUGA: Bobot Seimbang, Daud Yordan Siap Pertahankan Gelar Lawan Panya Uthok
Daud mengungkapkan duel tersebut merupakan ajang pembuktian. Dia menegaskan bahwa petinju Indonesia bisa bersaing dengan petinju luar yang kaya akan pengalaman seperti Panya.
Lihat Juga :