16 Tim Akademi Sepak Bola Ramaikan Nusantara Open Piala Prabowo Subianto 2022
Selasa, 05 Juli 2022 - 19:58 WIB
loading...
A
A
A
Terkait kategori usia yang dipertandingkan, Aji menyatakan usia 16 tahun merupakan masa transisi dari pembinaan ke kompetisi.
"Biasanya pada usia 17 tahun, atlet akan teken kontrak dengan tim profesional. Dari sisi pengembangan juga masih ada waktu untuk menuju standar internasional," katanya.
Turnamen ini bergulir bukan tanpa tujuan. Ketua Dewan Pengarah Nusantara Open Piala Prabowo Subianto 2022, Fary Djemy Francis mengatakan hal yang menarik dari gelaran kali ini adalah 30-35 pemain terbaik akan mendapat beasiswa masuk ke Akademi Nusantara Bersatu.
"Akademi Nusantara Bersatu ini hadir atas inisiasi bapak Prabowo Subianto yang ingin melakukan pembinaan terhadap pesepak bola usia 16 tahun. Dengan begitu nantinya Indonesia memiliki talenta-talenta pesepak bola kelas dunia. Sebab, akademi ini nantinya akan dibuat berstandar internasional dengan hadirnya pelatih-pelatih Eropa," kata Fary.
Lebih jauh, pemilihan 30 sampai 35 pemain yang mendapat beasiswa berdasarkan dirangkai dengan sistem terintegrasi.
"Dan ini turnamen pertama yang menggunakan full big data analisis dalam menilai setiap pemain. Jadi pemain akan dinilai dari beberapa aspek, khususnya tiga aspek yakni mental, teknik, dan fisik," ucap Aji.
"Biasanya pada usia 17 tahun, atlet akan teken kontrak dengan tim profesional. Dari sisi pengembangan juga masih ada waktu untuk menuju standar internasional," katanya.
Turnamen ini bergulir bukan tanpa tujuan. Ketua Dewan Pengarah Nusantara Open Piala Prabowo Subianto 2022, Fary Djemy Francis mengatakan hal yang menarik dari gelaran kali ini adalah 30-35 pemain terbaik akan mendapat beasiswa masuk ke Akademi Nusantara Bersatu.
"Akademi Nusantara Bersatu ini hadir atas inisiasi bapak Prabowo Subianto yang ingin melakukan pembinaan terhadap pesepak bola usia 16 tahun. Dengan begitu nantinya Indonesia memiliki talenta-talenta pesepak bola kelas dunia. Sebab, akademi ini nantinya akan dibuat berstandar internasional dengan hadirnya pelatih-pelatih Eropa," kata Fary.
Lebih jauh, pemilihan 30 sampai 35 pemain yang mendapat beasiswa berdasarkan dirangkai dengan sistem terintegrasi.
"Dan ini turnamen pertama yang menggunakan full big data analisis dalam menilai setiap pemain. Jadi pemain akan dinilai dari beberapa aspek, khususnya tiga aspek yakni mental, teknik, dan fisik," ucap Aji.
Lihat Juga :