3 Pertandingan Sepak Bola yang Diatur Mafia Bola
Selasa, 12 Juli 2022 - 18:44 WIB
loading...
A
A
A
Pertandingan liga domestik ini ternyata sempat ditemukan fakta bahwa terdapat pengaturan skor di dalamnya. Kepolisian Portugal yang menyelidiki kasus ini menemukan bukti bahwa sebelum laga Porto melawan Beira Mar dimulai terdapat tindak suap yang dilakukan oleh Jorge Nuno Pinto Da Costa sang pemilik Porto kala itu terhadap wasit.
Aksi ini membuat pertandingan selesai dengan skor imbang tanpa adanya pemenang. Saat itu Jorge Nino diindikasikan terlibat dalam aktivitas perjudian sehingga melakukan tindakan tersebut.
2. Nepal vs Yordania (Kualifikasi Piala Dunia 2014)
Pada gelaran sebesar Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia yang diikuti banyak negara ini ternyata juga tak luput dari pengaturan skor yang dilakukan mafia bola. Pengaturan skor ini ketahuan karena terdapat skor yang terlalu mencolok dalam pertandingan antara Nepal melawan Yordania yang dimenangkan Yordania dengan skor 1-10 sehingga membuat banyak orang curiga.
Penyelidikan langsung dilakukan untuk mengusut kasus ini. Ternyata setelah diselidiki terdapat campur tangan bandar judi.
Beberapa pemain Nepal dan Fisioterapinya terbukti menerima suap. Orang orang yang menerima suap ini kemudian dipenjara dan dilarang untuk kembali ke dunia sepak bola seumur hidupnya.
Aksi ini membuat pertandingan selesai dengan skor imbang tanpa adanya pemenang. Saat itu Jorge Nino diindikasikan terlibat dalam aktivitas perjudian sehingga melakukan tindakan tersebut.
2. Nepal vs Yordania (Kualifikasi Piala Dunia 2014)
Pada gelaran sebesar Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia yang diikuti banyak negara ini ternyata juga tak luput dari pengaturan skor yang dilakukan mafia bola. Pengaturan skor ini ketahuan karena terdapat skor yang terlalu mencolok dalam pertandingan antara Nepal melawan Yordania yang dimenangkan Yordania dengan skor 1-10 sehingga membuat banyak orang curiga.
Penyelidikan langsung dilakukan untuk mengusut kasus ini. Ternyata setelah diselidiki terdapat campur tangan bandar judi.
Beberapa pemain Nepal dan Fisioterapinya terbukti menerima suap. Orang orang yang menerima suap ini kemudian dipenjara dan dilarang untuk kembali ke dunia sepak bola seumur hidupnya.
Lihat Juga :