Tetap Dilarang Berkelompok, NBA Izinkan Tim Buka Fasilitas Latihan
Senin, 27 April 2020 - 13:13 WIB
loading...
Foto/Reuters
A
A
A
LOS ANGELES - Kabar baik datang dari kompetisi basket paling bergengsi di dunia, NBA. Mereka mengizinkan tim kontestan untuk membuka fasilitas latihan dan mempermudah pemain untuk kembali melakukan beraktivitas. Meski demikian, kebijakan ini tidak menjamin musim NBA dapat dilanjutkan dalam waktu dekat.
NBA memperbolehkan semua tim untuk membuka fasilitas latihan yang sebelumnya ditutup massal akibat persebaran virus corona di Amerika Serikat. Akan tetapi, ada beberapa pembatasan yang masih harus dipatuhi oleh semua tim dan skuadnya. Para pemain memang sudah boleh menggunakan fasilitas latihan tim terhitung mulai 1 Mei mendatang, tetapi tetap tidak boleh melakukan latihan berkelompok.
Aktivitas yang diperbolehkan hanya latihan dasar di gym (bukan latihan bermain basket lima lawan lima). Untuk mengontrol hal tersebut, NBA akan memberikan arahan kepada tiap tim agar tidak kecolongan lagi. Hal ini jelas menjadi kabar gembira bagi semua penggemar basket di seluruh dunia. Artinya, ada perkembangan positif di Amerika Serikat, negara dengan jumlah kasus pasien Covid-19 terbesar di dunia.
Namun, sekali lagi, hal ini pun tidak menjamin musim NBA dapat dilanjutkan dalam waktu dekat. Sebab, melanjutkan musim artinya memperbolehkan pemain bertarung lima lawan lima di lapangan. Pihak liga akan mempertimbangkan hal tersebut dengan matang sembari menunggu situasi mereda nantinya. Yang jelas, NBA tidak akan mengambil risiko untuk memaksakan menggelar pertandingan untuk hiburan semata.
Pemberlakuan ini tak lepas dari kebijakan beberapa negara bagian AS yang telah mencabut pembatasan sosial, khusus Georgia, pekan lalu. Oklahoma City dijadwalkan melakukan hal yang sama pekan depan. Texas juga bisa segera membuka beberapa arena kebugaran. Namun, salah satu pihak NBA sempat mengatakan bahwa para pebasket lebih senang berada di fasilitas tim dibandingkan pusat kebugaran umum.
NBA memperbolehkan semua tim untuk membuka fasilitas latihan yang sebelumnya ditutup massal akibat persebaran virus corona di Amerika Serikat. Akan tetapi, ada beberapa pembatasan yang masih harus dipatuhi oleh semua tim dan skuadnya. Para pemain memang sudah boleh menggunakan fasilitas latihan tim terhitung mulai 1 Mei mendatang, tetapi tetap tidak boleh melakukan latihan berkelompok.
Aktivitas yang diperbolehkan hanya latihan dasar di gym (bukan latihan bermain basket lima lawan lima). Untuk mengontrol hal tersebut, NBA akan memberikan arahan kepada tiap tim agar tidak kecolongan lagi. Hal ini jelas menjadi kabar gembira bagi semua penggemar basket di seluruh dunia. Artinya, ada perkembangan positif di Amerika Serikat, negara dengan jumlah kasus pasien Covid-19 terbesar di dunia.
Namun, sekali lagi, hal ini pun tidak menjamin musim NBA dapat dilanjutkan dalam waktu dekat. Sebab, melanjutkan musim artinya memperbolehkan pemain bertarung lima lawan lima di lapangan. Pihak liga akan mempertimbangkan hal tersebut dengan matang sembari menunggu situasi mereda nantinya. Yang jelas, NBA tidak akan mengambil risiko untuk memaksakan menggelar pertandingan untuk hiburan semata.
Pemberlakuan ini tak lepas dari kebijakan beberapa negara bagian AS yang telah mencabut pembatasan sosial, khusus Georgia, pekan lalu. Oklahoma City dijadwalkan melakukan hal yang sama pekan depan. Texas juga bisa segera membuka beberapa arena kebugaran. Namun, salah satu pihak NBA sempat mengatakan bahwa para pebasket lebih senang berada di fasilitas tim dibandingkan pusat kebugaran umum.
Lihat Juga :