ASEAN Para Games 2022: Timnas Basket Kursi Roda Putra Kurang Beruntung di Laga Pertama
Sabtu, 30 Juli 2022 - 12:13 WIB
loading...
Pebasket Filipina melakukan sesi latihan jelang pertandingan basket kursi roda ASEAN Para Games 2022 di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Jumat ( 29/7/2022). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/tom.
A
A
A
SOLO - Timnas basket kursi roda putra Indonesia 3x3 mengawali laga pertama ASEAN Para Games 2022 dengan hasil yang kurang memuaskan. Bertanding di GOR Bhineka Sritex, I Komang Supatra dkk kalah dengan skor 10-15 dari Filipina, Sabtu (30/7/2022).
Pada pertandingan ini sebenarnya Timnas Basket Putra Indonesia 3x3 mampu memberikan perlawanan yang baik. Mereka mampu unggul 3-1 atas Filipina.
Baca Juga: Jadwal Opening Ceremony ASEAN Para Games 2022: Tayang iNews TV dan RCTI Plus
Keunggulan itu terus bertahan hingga akhirnya Filipina mampu memberikan perlawanan sengit, pasukan Fajar Brillianto justru kehilangan ritme permainannya. Akibatnya, tim lawan mampu menyamakan kedudukan menjadi 7-7.
Ketika kedudukan imbang, mentalitas pemain Indonesia terganggu. Kondisi inilah yang dimanfaatkan lawan untuk mencuri poin sekaligus menutup pertandingan dengan skor 10-15.
Pasca pertandingan, Fajar mengaku bangga dengan penampilan anak asuhnya meskipun pada akhirnya tim kurang beruntung untuk merebut kemenangan. Padahal target di awal Indonesia harus memenangkan pertandingan untuk menjaga target merebut medali perak dari cabang olahraga basket kursi roda ini.
Tapi takdir berkata lain. "Melihat penampilan mereka sudah luar biasa buat saya. Memang Tadi target saya bisa mengambil kemenangan dari Filipina. Tapi memang belum beruntung. Tadi ada empat kali free throw tidak masuk. Padahal anak-anak free thrownya 70 persen," tutur Fajar.
Pada pertandingan ini sebenarnya Timnas Basket Putra Indonesia 3x3 mampu memberikan perlawanan yang baik. Mereka mampu unggul 3-1 atas Filipina.
Baca Juga: Jadwal Opening Ceremony ASEAN Para Games 2022: Tayang iNews TV dan RCTI Plus
Keunggulan itu terus bertahan hingga akhirnya Filipina mampu memberikan perlawanan sengit, pasukan Fajar Brillianto justru kehilangan ritme permainannya. Akibatnya, tim lawan mampu menyamakan kedudukan menjadi 7-7.
Ketika kedudukan imbang, mentalitas pemain Indonesia terganggu. Kondisi inilah yang dimanfaatkan lawan untuk mencuri poin sekaligus menutup pertandingan dengan skor 10-15.
Pasca pertandingan, Fajar mengaku bangga dengan penampilan anak asuhnya meskipun pada akhirnya tim kurang beruntung untuk merebut kemenangan. Padahal target di awal Indonesia harus memenangkan pertandingan untuk menjaga target merebut medali perak dari cabang olahraga basket kursi roda ini.
Tapi takdir berkata lain. "Melihat penampilan mereka sudah luar biasa buat saya. Memang Tadi target saya bisa mengambil kemenangan dari Filipina. Tapi memang belum beruntung. Tadi ada empat kali free throw tidak masuk. Padahal anak-anak free thrownya 70 persen," tutur Fajar.
Lihat Juga :