Sriwedari, Stadion Penuh Sejarah yang Ramah Disabilitas
Minggu, 07 Agustus 2022 - 05:05 WIB
loading...
A
A
A
Ternyata Sriwedari memang telah ramah disabilitas sedari dulu. Sebab, pada tahun 1986 Stadion Sriwedari digunakan sebagai lokasi upacara pembukaan dan penutupan FESPIC Games ke-4. FESPIC adalah sebuah ajang olahraga untuk atlet Asia Pasifik dengan disabilitas. Kemudian juga menjadi salah satu venue yang digunak pada ASEAN Para Games 2011. Kala itu, Kota Solo bertindak sebagai tuan rumah.
BACA JUGA: Anunya Pelari Nongol, Paige Spiranac: Stop Keluhkan Belahan Dadaku
Menariknya, Sriwedari sempat berganti nama pada tahun 2003 menjadi stadion R. Maladi. Perubahan nama itu dilakukan oleh Slamet Suyanto yang kala itu menjabat sebagai Walikota Solo sebagai bentuk penghormatan. Namun kemudian kembali berganti menjadi Sriwedari pada tahun 2011 di era Walikota Jokowi dengan alasan sejarah.
Jika kita menyambangi stadion itu, kita akan langsung disambut dengan pohon beringin besar. Lalu tepat didepan pintu masuk terdapat patung pemain bola yang dibajunya tertulis ‘Persis’.
![Sriwedari, Stadion Penuh Sejarah yang Ramah Disabilitas]()
Stadion Sriwedari saat ini telah dipoles menjadi semakim cantik dan ramah disabilitas. Beberapa perbaikan juga telah dilakukan, mengingat dipakai sebagai tempat latihan para atlet negara peserta ASEAN Para Games 2022 khususnya cabor para atletik.
BACA JUGA: Anunya Pelari Nongol, Paige Spiranac: Stop Keluhkan Belahan Dadaku
Menariknya, Sriwedari sempat berganti nama pada tahun 2003 menjadi stadion R. Maladi. Perubahan nama itu dilakukan oleh Slamet Suyanto yang kala itu menjabat sebagai Walikota Solo sebagai bentuk penghormatan. Namun kemudian kembali berganti menjadi Sriwedari pada tahun 2011 di era Walikota Jokowi dengan alasan sejarah.
Jika kita menyambangi stadion itu, kita akan langsung disambut dengan pohon beringin besar. Lalu tepat didepan pintu masuk terdapat patung pemain bola yang dibajunya tertulis ‘Persis’.

Stadion Sriwedari saat ini telah dipoles menjadi semakim cantik dan ramah disabilitas. Beberapa perbaikan juga telah dilakukan, mengingat dipakai sebagai tempat latihan para atlet negara peserta ASEAN Para Games 2022 khususnya cabor para atletik.
Lihat Juga :