Preview Kuala Lumpur Vs PSM: Momentum Ukir Sejarah
Rabu, 24 Agustus 2022 - 10:48 WIB
loading...
A
A
A
PSM dan Kuala Lumpur City FC sejatinya pernah bertemu saat babak penyisihan lalu. Saat itu, kedua tim sama kuat dan berakhir dengan skor 0-0.
Bernardo menyoroti kemenangan calon lawannya di laga sebelumnya. Dimana Kuala Lumpur City FC menang dengan skor 1-0 atas Negeri Sembilan.
"Mereka memenangkan laga terakhirnya dan akan bermain di kandangnya di Kota Kuala Lumpur. Sehingga itu akan memberikan kesempatan besar untuk memenangkan pertandingan besok," sebutnya.
Baca Juga: Diwarnai Drama Penundaan Pertandingan, PSM Makassar Kalahkan Rans FC 2-1
Bernardo memberikan ultimatum, agar wasit memimpin laga dengan adil. Tidak ada keputusan yang janggal. Mengingat laga ini sangat krusial bagi kedua tim.
"Bayangkan jika saya seorang wasit yang memimpin laga besok dan ada sesuatu hal atau insiden yang terjadi antara pemain PSM dan Kuala Lumpur City. Saya tidak akan berpikir dua kali dan pasti akan memberikan kartu kuning untuk pemain PSM Makassar ya, karena saya ada di rumahnya AFC," jelasnya.
Dia sebenarnya menyayangkan laga ini digelar di Malaysia. Sebab akan menguntungkan Kuala Lumpur FC sebagai tuan rumah.
"Saya telah mengancang-ancang untuk menyampaikan seperti ini sekarang, bukan setelah laga berakhir. Karena jika laga berakhir dan ada hal yang aneh terjadi, pasti saya akan protes," bebernya.
Pemain PSM, Rizky Eka Pratama sudah tak sabar untuk tampil di laga malam ini. Dia pun bertekad membawa nama harum Indonesia di sepakbola Asia.
"Tentu saja ini adalah suatu sejarah buat kami dan sangat bersyukur bisa sampai dengan saat ini final zona Asean. Semoga di pertandingan besok kami bisa memberikan yang terbaik buat bangsa Indonesia dan bisa memberi kado buat Indonesia di ulang tahun Indonesia kemarin 17 Agustus," ungkapnya.
Rizky berjanji akan memberikan penampilan terbaiknya. Apalagi tak sedikit suporter PSM yang rela datang ke Malaysia. Ia tak mau mengecewakan pendukung Juku Eja yang datang langsung ke stadion dan di layar kaca.
Bernardo menyoroti kemenangan calon lawannya di laga sebelumnya. Dimana Kuala Lumpur City FC menang dengan skor 1-0 atas Negeri Sembilan.
"Mereka memenangkan laga terakhirnya dan akan bermain di kandangnya di Kota Kuala Lumpur. Sehingga itu akan memberikan kesempatan besar untuk memenangkan pertandingan besok," sebutnya.
Baca Juga: Diwarnai Drama Penundaan Pertandingan, PSM Makassar Kalahkan Rans FC 2-1
Bernardo memberikan ultimatum, agar wasit memimpin laga dengan adil. Tidak ada keputusan yang janggal. Mengingat laga ini sangat krusial bagi kedua tim.
"Bayangkan jika saya seorang wasit yang memimpin laga besok dan ada sesuatu hal atau insiden yang terjadi antara pemain PSM dan Kuala Lumpur City. Saya tidak akan berpikir dua kali dan pasti akan memberikan kartu kuning untuk pemain PSM Makassar ya, karena saya ada di rumahnya AFC," jelasnya.
Dia sebenarnya menyayangkan laga ini digelar di Malaysia. Sebab akan menguntungkan Kuala Lumpur FC sebagai tuan rumah.
"Saya telah mengancang-ancang untuk menyampaikan seperti ini sekarang, bukan setelah laga berakhir. Karena jika laga berakhir dan ada hal yang aneh terjadi, pasti saya akan protes," bebernya.
Pemain PSM, Rizky Eka Pratama sudah tak sabar untuk tampil di laga malam ini. Dia pun bertekad membawa nama harum Indonesia di sepakbola Asia.
"Tentu saja ini adalah suatu sejarah buat kami dan sangat bersyukur bisa sampai dengan saat ini final zona Asean. Semoga di pertandingan besok kami bisa memberikan yang terbaik buat bangsa Indonesia dan bisa memberi kado buat Indonesia di ulang tahun Indonesia kemarin 17 Agustus," ungkapnya.
Rizky berjanji akan memberikan penampilan terbaiknya. Apalagi tak sedikit suporter PSM yang rela datang ke Malaysia. Ia tak mau mengecewakan pendukung Juku Eja yang datang langsung ke stadion dan di layar kaca.
Lihat Juga :