Merah Putih Dominasi Semifinal Indonesia Para Badminton International 2022
Kamis, 25 Agustus 2022 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
Lalu, pada nomor ganda campuran SL 3 - SU 5, Qonitah bersama Hafizh Briliansyah Prawiranegara merebut tiket ke babak empat besar usai mengalahkan kompatriotnya, Maman Nurjaman/Warining Rahayu. Hafizh/Qonitah menang dua gim langsung 21-14, 21-13 dalam pertandingan berdurasi 19 menit.
Target meraih banyak gelar juara di ajang ini, bagi Qonitah, merupakan impian yang akan dia tuntaskan menjadi kenyataan. Pasalnya, dia ingin menjadi kampiun di tanah kelahirannya, Yogyakarta. Beruntung, di Qonitah langsung klop dengan Warining Rahayu dan mampu mengalahkan lawan-lawan dari negara lain.
"Walaupun kami tidak pernah berlatih sebelum APG, tapi komunikasi kami lancar. Dan ketika bermain di Yogyakarta ini, saya jadi lebih percaya diri. Saya tidak menyangka bisa menang di tiga nomor. Besok saya harus bermain dengan tenang dan fokus sehingga bisa menang," ucap Qonitah.
Sementara Waringin tak menyangka duetnya bersama Qonitah meraih hasil positif di atas lapangan sejak ASEAN Para Games 2022 lalu. “Memang bermain ganda itu susah-susah gampang karena kita harus bisa menyatu, saling mendukung, tidak boleh egois, dan jangan sungkan untuk memberi tahu pasangan kekurangan maupun kelebihannya," Waringin, menimpali komentar tandemnya tersebut.
FOX'S Indonesia Para Badminton International 2022 juga memainkan kategori unik berlabel “D-SH 6”. Kategori ini mempertemukan pasangan ganda klasifikasi SH 6 dan memungkinkan ganda putra dan putri beradu kemampuan di atas lapangan. Selain para atlet Indonesia, terdapat pula empat atlet asal Peru, Polandia, dan Singapura yang berlaga di nomor tersebut.
Target meraih banyak gelar juara di ajang ini, bagi Qonitah, merupakan impian yang akan dia tuntaskan menjadi kenyataan. Pasalnya, dia ingin menjadi kampiun di tanah kelahirannya, Yogyakarta. Beruntung, di Qonitah langsung klop dengan Warining Rahayu dan mampu mengalahkan lawan-lawan dari negara lain.
"Walaupun kami tidak pernah berlatih sebelum APG, tapi komunikasi kami lancar. Dan ketika bermain di Yogyakarta ini, saya jadi lebih percaya diri. Saya tidak menyangka bisa menang di tiga nomor. Besok saya harus bermain dengan tenang dan fokus sehingga bisa menang," ucap Qonitah.
Sementara Waringin tak menyangka duetnya bersama Qonitah meraih hasil positif di atas lapangan sejak ASEAN Para Games 2022 lalu. “Memang bermain ganda itu susah-susah gampang karena kita harus bisa menyatu, saling mendukung, tidak boleh egois, dan jangan sungkan untuk memberi tahu pasangan kekurangan maupun kelebihannya," Waringin, menimpali komentar tandemnya tersebut.
FOX'S Indonesia Para Badminton International 2022 juga memainkan kategori unik berlabel “D-SH 6”. Kategori ini mempertemukan pasangan ganda klasifikasi SH 6 dan memungkinkan ganda putra dan putri beradu kemampuan di atas lapangan. Selain para atlet Indonesia, terdapat pula empat atlet asal Peru, Polandia, dan Singapura yang berlaga di nomor tersebut.
Lihat Juga :