Final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022: Hendra Setiawan Kantongi Cara Bungkam Aaron/Soh
Minggu, 28 Agustus 2022 - 07:03 WIB
loading...
Hendra Setiawan sudah mengantongi taktik membekuk Aaron Chia/Soh Wooi Yik/Foto/PBSI
A
A
A
TOKYO - Hendra Setiawan sudah mengantongi taktik membekuk Aaron Chia/Soh Wooi Yik di final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022 . Kesabaran akan menjadi kunci merusak pertahanan wakil Malaysia tersebut.
Bentrok Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan vs Aaron/Soh di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Minggu (28/8/2022) diprediksi sengit. Hendra mengaku sudah mengantongi cara membongkar pertahanan kokoh Aaron/Soh.
Baca juga: Fajar/Rian Kecewa Gagal Upgrade Medali di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022
Menurut Hendra, mencuri angka dari Aaron/Soh tidak bisa dengan hanya satu atau dua serangan, oleh sebab itu dirinya akan bermain lebih bersabar.
"Besok harus siap diri sendiri dulu dan tetap fokus. Tidak akan mudah melawan mereka di partai final, Aaron/Soh mempunyai defense yang kuat,” kata Hendra dikutip dari rilis PBSI, Sabtu (27/8/2022).
Baca juga: Hasil Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022: Hendra/Ahsan Menangi Duel Perang Saudara
“Kondisi bola di sini pun lambat jadi kami harus lebih sabar. Tidak bisa sekali-dua kali pukulan atau serangan bisa mematikan lawan,” sambungnya.
Bentrok Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan vs Aaron/Soh di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Minggu (28/8/2022) diprediksi sengit. Hendra mengaku sudah mengantongi cara membongkar pertahanan kokoh Aaron/Soh.
Baca juga: Fajar/Rian Kecewa Gagal Upgrade Medali di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022
Menurut Hendra, mencuri angka dari Aaron/Soh tidak bisa dengan hanya satu atau dua serangan, oleh sebab itu dirinya akan bermain lebih bersabar.
"Besok harus siap diri sendiri dulu dan tetap fokus. Tidak akan mudah melawan mereka di partai final, Aaron/Soh mempunyai defense yang kuat,” kata Hendra dikutip dari rilis PBSI, Sabtu (27/8/2022).
Baca juga: Hasil Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2022: Hendra/Ahsan Menangi Duel Perang Saudara
“Kondisi bola di sini pun lambat jadi kami harus lebih sabar. Tidak bisa sekali-dua kali pukulan atau serangan bisa mematikan lawan,” sambungnya.
Lihat Juga :