Bentrok Petinju Ukraina, Daud Yordan Target Menang KO Sebelum Ronde 10
Jum'at, 02 September 2022 - 04:04 WIB
loading...
A
A
A
Petinju berusia 35 tahun itu menjelaskan menghadapi petinju Eropa Timur, khususnya dari Ukraina, memiliki banyak strategi dan tidak pernah menyerah. Hal itu dibuktikan dengan lahirnya petinju - petinju kelas dunia dari negara tersebut, Klitschko bersaudara, Wladimir dan Vitali, serta Oleksandr Usyk yang merupakan juara dunia kelas berat WBA (Super), IBF, WBO, dan IBO. Karenanya, Daud akan waspada menghadapi Zavator nanti.
"Ukraina selama ini memiliki petinju yang amat andal. Lawan saya ini mantan juara dunia amatir. Secara teknik, fisik, dan akurasi pukulan cukup baik. Berbekal dari ini lawan tentu punya semangat yang tinggi," ungkap Daud..
Selain Daud, petinju Indonesia lainnya, Ongen "The Hawk" Saknosiwi juga akan bertarung menghadapi petinju Filipina Richard Pumicpic dalam perebutan sabuk gelar kelas bulu IBA Intercontinental. Petinju yang juga berkarier sebagai tentara Angkatan Udara ini yakin bisa melumpuhkan lawannya tidak sampai lima ronde.
"Saya di sini latihan di Dirgantara Boxing Champ. Latihan sudah masuk tahap sparing. Setelah ini saya berlatih dengan bang Daud. Saya akan belajar banyak dengan bang Daud untuk melawan Si Richard. Kalau untuk ditinju tidak bisa diprediksi, tapi kalau ada kesempatan saya akan ambil. Di bawah ronde kelima. Kalau untuk karakter lawan si Richard ini punya pengalaman. Tetapi dia datang ke Indonesia dan harus bisa selesaikan," ucap Ongen.
Selain dua pertarungan ini juga akan berlangsung duel tambahan lainnya dari petinju Indonesia. Mpro International, selaku promotor, berharap lewat duel-duel yang disajikan akan muncul juara dunia baru dari Indonesia.
"Ukraina selama ini memiliki petinju yang amat andal. Lawan saya ini mantan juara dunia amatir. Secara teknik, fisik, dan akurasi pukulan cukup baik. Berbekal dari ini lawan tentu punya semangat yang tinggi," ungkap Daud..
Selain Daud, petinju Indonesia lainnya, Ongen "The Hawk" Saknosiwi juga akan bertarung menghadapi petinju Filipina Richard Pumicpic dalam perebutan sabuk gelar kelas bulu IBA Intercontinental. Petinju yang juga berkarier sebagai tentara Angkatan Udara ini yakin bisa melumpuhkan lawannya tidak sampai lima ronde.
"Saya di sini latihan di Dirgantara Boxing Champ. Latihan sudah masuk tahap sparing. Setelah ini saya berlatih dengan bang Daud. Saya akan belajar banyak dengan bang Daud untuk melawan Si Richard. Kalau untuk ditinju tidak bisa diprediksi, tapi kalau ada kesempatan saya akan ambil. Di bawah ronde kelima. Kalau untuk karakter lawan si Richard ini punya pengalaman. Tetapi dia datang ke Indonesia dan harus bisa selesaikan," ucap Ongen.
Selain dua pertarungan ini juga akan berlangsung duel tambahan lainnya dari petinju Indonesia. Mpro International, selaku promotor, berharap lewat duel-duel yang disajikan akan muncul juara dunia baru dari Indonesia.
(sto)
Lihat Juga :