Dibantah Jakpro dan Diserang Netizen, PSSI Ubah Judul Artikel Tak Layak Gelar Laga Timnas Indonesia
Minggu, 11 September 2022 - 11:15 WIB
loading...
A
A
A
Sekjen PSSI Yunus Nusi dalam penjelasan di artikel tersebut mengatakan bahwa JIS belum bisa menggelar pertandingan internasional dengan penonton yang banyak.
Selain itu PSSI menyebut concourse (ruang terbuka) timur belum dapat digunakan, perimeter tribune perlu pengkajian ulang, pagar perimeter di bawah concourse barat tidak kokoh) dan sarana prasarana pendukung (kantung parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion belum sesuai standar).
"Sehingga untuk menggelar sebuah pertandingan FIFA Match Day yang mengundang animo penonton sangat banyak maka perlu dilakukan simulasi terkait jumlah penonton mulai dari 25% - 50% - 75% - 100% dari perhitungan maximum safety capacity," ujar Yunus Nusi, dalam keterangannya.
Tak lama setelah artikel tersebut tayang, Jakpro selaku pengelola JIS membantah pernyataan PSSI. Jakpro menyebut JIS dibangun sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan didampingi pihak FIFA, agar sesuai standar untuk bisa menggelar pertandingan level internasional.
Artikel PSSI yang semula berjudul "JIS Dianggap Belum Memenuhi Kelayakan Infrastruktur" berubah. Kini, artikel tersebut berganti judul menjadi "Infrastruktur JIS Masih dalam Tahap Pendampingan PSSI".
Meski begitu, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari PSSI mengenai pro-kontra soal JIS ini. Hal ini pun tentunya menjadi perhatian khusus bagi kedua belah pihak yang telah mengguncangkan sepakbola Indonesia.
Para netizen yang kecewa meluapkan komentarnya di dua postingan terakhir PSSI. Padahal kedua postingan itu berisi momen ulang tahun bintang Timnas U-19 Marselino Ferdinan dan ajakan untuk meramaikan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2023.
Selain itu PSSI menyebut concourse (ruang terbuka) timur belum dapat digunakan, perimeter tribune perlu pengkajian ulang, pagar perimeter di bawah concourse barat tidak kokoh) dan sarana prasarana pendukung (kantung parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion belum sesuai standar).
"Sehingga untuk menggelar sebuah pertandingan FIFA Match Day yang mengundang animo penonton sangat banyak maka perlu dilakukan simulasi terkait jumlah penonton mulai dari 25% - 50% - 75% - 100% dari perhitungan maximum safety capacity," ujar Yunus Nusi, dalam keterangannya.
Tak lama setelah artikel tersebut tayang, Jakpro selaku pengelola JIS membantah pernyataan PSSI. Jakpro menyebut JIS dibangun sesuai dengan ketentuan yang berlaku dengan didampingi pihak FIFA, agar sesuai standar untuk bisa menggelar pertandingan level internasional.
Artikel PSSI yang semula berjudul "JIS Dianggap Belum Memenuhi Kelayakan Infrastruktur" berubah. Kini, artikel tersebut berganti judul menjadi "Infrastruktur JIS Masih dalam Tahap Pendampingan PSSI".
Meski begitu, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari PSSI mengenai pro-kontra soal JIS ini. Hal ini pun tentunya menjadi perhatian khusus bagi kedua belah pihak yang telah mengguncangkan sepakbola Indonesia.
Para netizen yang kecewa meluapkan komentarnya di dua postingan terakhir PSSI. Padahal kedua postingan itu berisi momen ulang tahun bintang Timnas U-19 Marselino Ferdinan dan ajakan untuk meramaikan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya jelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2023.
Lihat Juga :